Kunto Aji Sindir LMKN, Bandingkan dengan Panitia Kurban yang Sudah Digitalisasi Pembagian Daging

Sabtu, 07 Juni 2025 - 21:00 WIB
Foto/X @kuntoajiw

"LMKN kalah sama panitia kurban," tambahnya.

Pernyataan penyanyi 38 tahun tersebut sontak memancing respons warganet yang turut menyuarakan keluhan mereka soal distribusi royalti musik yang selama ini dinilai tidak jelas.

Salah satu komentar yang mendapat perhatian penyanyi kelahiran Sleman, 4 Januari 1987 tersebut menyarankan agar sistem LMKN diperbarui secara digital. Hal ini layaknya sistem payment gateway modern.

Ia juga menyinggung pentingnya integrasi data antara akun musisi, nomor pajak (NPWP), dan sistem perpajakan nasional seperti core tax milik Direktorat Jenderal Pajak. Sistem seperti itu dinilai akan mempermudah proses distribusi royalti secara otomatis, rapi, dan sesuai regulasi tanpa harus bermasalah dengan otoritas pajak.

Baca Juga: Kunto Aji Hadirkan Visual Peringatan Darurat saat Konser, Ajak Kawal Putusan MK

"Akan bagus ya Mas Kun bisa mantau list event dan dinyanyikan siapa aja. Terus chargenya kena berapa. Jadi lebih terbuka. Tiap musisi dan pencipta yang terdaftar mesti punya akun dan NPWP-nya sekalian kesynchronize coretax. Nggak engkel-engkelan sama orang pajak juga," tulis warganet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!