Aming Emosi Lihat Raja Ampat Rusak Akibat Tambang Nikel, Suarakan Kritik Tajam untuk Penguasa
Minggu, 08 Juni 2025 - 04:30 WIB
"Khalifah di dunia yang harusnya menjaga malam, lingkungan, manusia, flora, fauna, dan semestanya, malah membawa kiamat lebih cepat," ungkapnya.
Tidak berhenti di sana, Aming juga menyentil soal kekayaan materi yang sering dijadikan pembenaran dalam eksploitasi alam. "Timbunlah uangmu, jadikan ia Tuhanmu. Semoga ia mampu menjadi oksigen, udara, air, tanah dan tumbuhan yang menyejukkan dan menyelamatkanmu," jelasnya.
Aming juga turut menegaskan bahwa Bumi adalah satu-satunya tempat tinggal manusia yang tak ternilai dan tak tergantikan, seberapa pun besar kekayaan yang dikumpulkan. Ia menyampaikan bahwa sebanyak apa pun harta yang dimiliki, tak akan pernah mampu membeli planet pengganti lantaran tidak ada rumah lain yang senyaman dan seberharga Bumi ini.
Pesannya ini ditujukan kepada masyarakat luas dan para pengambil keputusan agar tidak lalai menjaga satu-satunya warisan alam yang masih tersisa.
Baca Juga: Aming dan Indra Birowo Reuni di Series Vision+ Originals Pay Later, Bakal Ada Kejutan Apa?
"Diingat, Bumi cuma ada 1, belum ada rumah lain senyaman dia. Sebanyak apa pun uangmu, tak kan mampu membeli Bumi yang baru. Ingat, Bumi cuma 1, belum ada lagi rumah baru," ujarnya.
Ia menutup unggahannya dengan doa penuh harap sekaligus kritik yang menohok. "Semoga uangmu, bisa mempertanggungjawabkan semua perbuatanmu atas kehancuran dan kerusakan yang kalian perbuat terhadap anak, cucu dan berbagai kehidupan di hadapan Tuhan, semesta alam kelak, Amin," tandasnya.
Unggahan Aming disertai sejumlah foto dan tangkapan layar berita online mengenai aktivitas pertambangan nikel yang diduga merusak ekosistem Raja Ampat. Respons dari para warganet pun membanjiri kolom komentar, menunjukkan bahwa keresahan terhadap eksploitasi alam Papua bukan hanya dirasakan Aming seorang diri.
Tidak berhenti di sana, Aming juga menyentil soal kekayaan materi yang sering dijadikan pembenaran dalam eksploitasi alam. "Timbunlah uangmu, jadikan ia Tuhanmu. Semoga ia mampu menjadi oksigen, udara, air, tanah dan tumbuhan yang menyejukkan dan menyelamatkanmu," jelasnya.
Aming juga turut menegaskan bahwa Bumi adalah satu-satunya tempat tinggal manusia yang tak ternilai dan tak tergantikan, seberapa pun besar kekayaan yang dikumpulkan. Ia menyampaikan bahwa sebanyak apa pun harta yang dimiliki, tak akan pernah mampu membeli planet pengganti lantaran tidak ada rumah lain yang senyaman dan seberharga Bumi ini.
Pesannya ini ditujukan kepada masyarakat luas dan para pengambil keputusan agar tidak lalai menjaga satu-satunya warisan alam yang masih tersisa.
Baca Juga: Aming dan Indra Birowo Reuni di Series Vision+ Originals Pay Later, Bakal Ada Kejutan Apa?
"Diingat, Bumi cuma ada 1, belum ada rumah lain senyaman dia. Sebanyak apa pun uangmu, tak kan mampu membeli Bumi yang baru. Ingat, Bumi cuma 1, belum ada lagi rumah baru," ujarnya.
Ia menutup unggahannya dengan doa penuh harap sekaligus kritik yang menohok. "Semoga uangmu, bisa mempertanggungjawabkan semua perbuatanmu atas kehancuran dan kerusakan yang kalian perbuat terhadap anak, cucu dan berbagai kehidupan di hadapan Tuhan, semesta alam kelak, Amin," tandasnya.
Unggahan Aming disertai sejumlah foto dan tangkapan layar berita online mengenai aktivitas pertambangan nikel yang diduga merusak ekosistem Raja Ampat. Respons dari para warganet pun membanjiri kolom komentar, menunjukkan bahwa keresahan terhadap eksploitasi alam Papua bukan hanya dirasakan Aming seorang diri.
Lihat Juga :