Zaskia Adya Mecca Berpura-pura Jadi Turis demi Hindari Ditahan di Mesir

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:00 WIB
Meskipun merasa kecewa karena tidak bisa mengikuti agenda utama secara langsung, Zaskia menegaskan bahwa semangatnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina tidak akan padam.

“Sedih pastinya, tapi tidak patah semangat! Karena perjuangan justru baru dimulai. Kami nggak akan lelah mencoba semua cara untuk kemerdekaan Palestina,” tegasnya.

Situasi di Kairo yang disebut dalam kondisi siaga penuh membuat banyak peserta Global March to Gaza tidak dapat mencapai titik kumpul. Zaskia mengungkap bahwa hanya kurang dari 30 persen peserta yang berhasil menembus checkpoint di Ismailia, sementara sisanya mengalami nasib serupa, diblokir, ditahan, bahkan dideportasi.

Baca Juga: Kunjungi Israel, Zaskia Adya Mecca Buat Wasiat untuk Hanung Bramantyo

“Nggak sampai 30 persen peserta long march yang bisa sampai check point. Banyak yang seperti kami, bahkan juga ditahan juga deportasi,” tuturnya.

“Intinya mereka menahan semua pergerakan dari Kairo menuju Ismailia. Yang terjadi pada kami, banyak dialami oleh peserta lain juga ternyata,” tandasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!