Rumah Sakit Canggih di Banten: Bethsaida Serang Masuk HIMSS EMRAM Tingkat 6

Selasa, 17 Juni 2025 - 22:00 WIB
Prof. dr. Hananiel P. Wijaya, MM, M.Sc, CIA, selaku CEO Bethsaida Healthcare, menyampaikan bahwa pencapaian ini bukan sekadar pengakuan, tetapi merupakan bagian dari visi besar Bethsaida Healthcare untuk terus berinovasi dalam pelayanan kesehatan. “Validasi HIMSS Tingkat 6 ini adalah bukti nyata bahwa kami tidak hanya berkomitmen pada mutu layanan, tetapi juga pada pemanfaatan teknologi untuk mempercepat pemulihan pasien dan meningkatkan efisiensi operasional. Kami sedang menyiapkan Bethsaida Hospital Gading Serpong untuk mendapatkan validasi yang sama sebagai puncak transformasi digital kami,” ujar Prof. Hananiel.

Sementara itu, dr. Tirtamulya Juandy, Direktur Bethsaida Hospital Serang, menjelaskan bahwa pencapaian ini membawa dampak langsung terhadap peningkatan mutu layanan di lapangan. “Dengan sistem digital yang terintegrasi, kami mampu meminimalkan risiko kesalahan pemberian obat, mempercepat respon medis, dan memberikan perawatan yang lebihaman serta personal. Teknologi rekam medis elektronik juga mempermudah tenaga medis dalam mengakses riwayat pasien, menyederhanakan alur pemeriksaan, menghindari pengisian data berulang, dan memaksimalkan penggunaan data untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat demi keselamatan dan kualitas perawatan pasien,” jelas dr. Tirtamulya.

Hal senada juga disampaikan oleh Hasan Widjaja, Direktur IT Bethsaida Healthcare, yang memimpin langsung proses digitalisasi hospital. Menurutnya, pencapaian Tingkat 6 merupakan hasil kolaborasi erat antaratim klinis dan tim teknologi informasi. “Kami membangun infrastruktur berbasis cloud-hybrid, menerapkan protokol HL7 dan FHIR untuk interoperabilitas data, serta memberikan pelatihan intensif kepada seluruh staf. Ini adalah kerja tim, dan kami bangga bisa sejajar dengan hospital digital kelas dunia,” ujar Hasan.

Salah satu elemen kunci digitalisasi di Bethsaida Hospital Serang adalah penerapan closed loop administration, yakni sistem pemberian obat, darah, dan ASIP yang diawasi secara digital. Melalui pemindaian kode QR, proses ini memastikan akurasi dalam enam aspek pemberian obat, termasuk tepat pasien dan dosis. Sistem ini juga dilengkapi dengan clinical decision support yang memberi peringatan otomatis jika ada risiko alergi, interaksi obat, atau kondisi khusus seperti kehamilan. Teknologi ini telahditerapkan di seluruh unit layanan dan terbukti meningkatkan keamanan serta ketepatan pengobatan.

Pencapaian HIMSS EMRAM Tingkat 6 ini menunjukkan bahwa Bethsaida Hospital Serang kini telah berada di jalur transformasi menuju rumah sakit berbasis data sepenuhnya, dengan sistem pelayanan yang lebih cepat, aman, dan efisien. Bethsaida Healthcare menegaskan komitmennya untuk terus memimpin inovasi layanan kesehatan berbasisdigital di Indonesia.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!