Syakieb Sungkar: Manusia Urban dan Intimasi Instalasi Kucing
Rabu, 18 Juni 2025 - 23:09 WIB
Fenomena dalam IG story, Video TikTok dan layar-layar ponsel memanggungkan narasi-narasi tentang kucing-kucing yang menyentuh hati, dan membuat nyaman nalar dari jedah kompleksitas kehidupan.
Kucing-kucing dengan style low brow art dengan ilustrasi warna atraktif dengan sentuhan komikal dan riang serta akrab memberi ketenangan batin.
Sementara, pengalaman inderawi. Apresian atau pengunjung karya tersebut jika menyentuh karya seolah simbol kehangatan fisikal, tatkala kucing berbulu lembut dibelai dalam imajinasi mereka.
Kurator pameran, Anna Sungkar menyebut, bahwa karya instalasi berupa patung dengan situs khusus ini refleksi dari hubungan yang tak terucapkan. Dalam dunia yang digambarkan dengan karakter surealistik dan menyampaikan simbolisme yang kaya.
Baca juga: Anggun Hipnotis Fans di Malam Tahun Baru di Bali Beach Convention
“Manusia dan kucing berbagi ruang yang sama, tetapi sering kali dalam skala yang berbeda. Kucing hadir sebagai sosok agung, penjaga emosi, bahkan metafora dari jiwa yang mencari tempat bernaung," ujar Anna menambahkan.
Instalasi seni ini mengimajinasikan kucing yang bersandar kepalanya pada badan kita adalah sebentuk kehangatan, ungkapan rasa hormat, dan ikatan rasa tentang patung-patung berbahan resin berwarna warni yang menjadi sahabat, tempat pulang yang menyatu.
Kucing-kucing dengan style low brow art dengan ilustrasi warna atraktif dengan sentuhan komikal dan riang serta akrab memberi ketenangan batin.
Sementara, pengalaman inderawi. Apresian atau pengunjung karya tersebut jika menyentuh karya seolah simbol kehangatan fisikal, tatkala kucing berbulu lembut dibelai dalam imajinasi mereka.
Kurator pameran, Anna Sungkar menyebut, bahwa karya instalasi berupa patung dengan situs khusus ini refleksi dari hubungan yang tak terucapkan. Dalam dunia yang digambarkan dengan karakter surealistik dan menyampaikan simbolisme yang kaya.
Baca juga: Anggun Hipnotis Fans di Malam Tahun Baru di Bali Beach Convention
“Manusia dan kucing berbagi ruang yang sama, tetapi sering kali dalam skala yang berbeda. Kucing hadir sebagai sosok agung, penjaga emosi, bahkan metafora dari jiwa yang mencari tempat bernaung," ujar Anna menambahkan.
Instalasi seni ini mengimajinasikan kucing yang bersandar kepalanya pada badan kita adalah sebentuk kehangatan, ungkapan rasa hormat, dan ikatan rasa tentang patung-patung berbahan resin berwarna warni yang menjadi sahabat, tempat pulang yang menyatu.
Lihat Juga :