Diaspora di Swiss ini Menceritakan Keramahan Orang Indonesia Kunci Sukses
Senin, 14 Juli 2025 - 13:19 WIB
Salah satu diaspora Indonesia yang menetap di Swiss, Jay Miguelly Rezkika bercerita keramahtamahan merupakan salah satu identitas orang Indonesia.. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Salah satu diaspora Indonesia yang menetap di Swiss, Jay Miguelly Rezkika berbagi cerita suka duka selama tinggal di negeri yang terkenal dengan keindahan pegunungan Alpen. Jay sendiri baru saja menjadi salah satu narasumber salah satu buku yang diproduksi secara lokal di Swiss .
Karyawati ini dipilih karena dianggap memiliki karakter kuat dalam hal keramahtamahan. Karakter ini telah membuat pemilik restoran tempat Jay bekerja mengangkat dirinya sebagai salah satu kunci kesuksesan bisnis restoran tersebut. Baca juga: Ramai WNI Cari Kerja ke Luar Negeri, Istana: Kita Punya Budaya Merantau
Dilansir dari buku yang dimaksud, Jay menjelaskan, keramahtamahan merupakan salah satu identitas dirinya sebagai orang Indonesia. Jay menuturkan, orang Indonesia bukan hanya terkenal ramah. Mereka juga selalu terpanggil untuk memberikan pelayanan terbaik dan menolong sesama. Hal inilah yang membuat dirinya mudah untuk memberikan pelayanan sepenuh hati untuk para pelanggan.
Jay berbagi cerita suka duka selama tinggal jauh dari Tanah Air. Bahwa setiap orang yang mau maju harus mau untuk belajar sesuatu yang baru dan menghargai pekerjaan baik diri sendiri maupun orang lain, apapun jenis pekerjaannya. “Tidak ada pekerjaan rendah, semua sama dan saling menghargai disini,” katanya.
Karyawati ini dipilih karena dianggap memiliki karakter kuat dalam hal keramahtamahan. Karakter ini telah membuat pemilik restoran tempat Jay bekerja mengangkat dirinya sebagai salah satu kunci kesuksesan bisnis restoran tersebut. Baca juga: Ramai WNI Cari Kerja ke Luar Negeri, Istana: Kita Punya Budaya Merantau
Dilansir dari buku yang dimaksud, Jay menjelaskan, keramahtamahan merupakan salah satu identitas dirinya sebagai orang Indonesia. Jay menuturkan, orang Indonesia bukan hanya terkenal ramah. Mereka juga selalu terpanggil untuk memberikan pelayanan terbaik dan menolong sesama. Hal inilah yang membuat dirinya mudah untuk memberikan pelayanan sepenuh hati untuk para pelanggan.
Jay berbagi cerita suka duka selama tinggal jauh dari Tanah Air. Bahwa setiap orang yang mau maju harus mau untuk belajar sesuatu yang baru dan menghargai pekerjaan baik diri sendiri maupun orang lain, apapun jenis pekerjaannya. “Tidak ada pekerjaan rendah, semua sama dan saling menghargai disini,” katanya.
Lihat Juga :