Ketagihan Makan Manis? Sini Cari Tau Kebenarannya!

Rabu, 23 Juli 2025 - 20:00 WIB
Sementara itu dari faktor fisiologis dapat meningkatkan hormon serotonin dan endorfin yang membuat kita merasa bahagia ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang manis. Namun, tentunya asupan manis ini harus dibatasi agar hormon insulin terjaga. Ketika hormon insulin rusak akibat kadar gula berlebih maka akan timbul penyakit diabetes dan komplikasi pada tubuh.

“Trus kalau dari faktor fisiologisnya, ketika kita mengonsumsi gula itu akan meningkatkan hormon serotonin dan juga endorfin nah ketika itu kan rasanya seneng ya jadi tuh kaya happy. Walaupun kita happy sebenarnya gula darah kita tuh meningkat, nah ketika gula darah meningkat itu juga bisa meningkatkan resiko hormon insulinnya itu jadi rusak” ungkapnya.

Meskipun konsumsi gula bisa memberikan perasaan bahagia sesaat, konsumsi berlebih justru berbahaya karena dapat merusak fungsi hormon insulin dan meningkatkan risiko penyakit serius seperti diabetes dan komplikasi lainnya. Oleh karena itu, penting untuk mengelola asupan gula dengan bijak agar gula darah tetap stabil dan kesehatan tubuh terjaga dalam jangka panjang. Mengontrol sugar craving bukan hanya soal disiplin makan, tapi juga memahami kondisi tubuh dan pengaruh emosi terhadap pola makan.

Baca Juga: Gaya Hidup Sederhana yang Berdampak Besar untuk Kesehatan

Penasaran dengan informasi selanjutnya? Yuk berkunjung ke channel YouTube Yava Bali untuk penjelasan lebih lengkapnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!