Pangeran Harry-Meghan Markle Disebut Jelek-jelekkan William-Kate Middleton dengan Kata Kejam

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:00 WIB
Pernyataan ini memicu perdebatan publik, mengingat sang ratu selama ini dikenal berusaha menjaga citra persatuan keluarga di mata rakyat Inggris.

Disebut Sosok Kegagalan hingga Ejekan



Tidak berhenti di situ, McLeod menyebut Meghan dan Harry sebagai “sosok kegagalan yang mencolok” dan bahkan “sebuah ejekan” bagi monarki modern. Tuduhan ini merujuk pada kegagalan beberapa kesepakatan media yang mereka tanda tangani.

Termasuk kontrak dengan platform streaming besar yang dinilai tidak memberikan hasil memuaskan. Ia juga menyoroti menurunnya kredibilitas publik pasangan tersebut setelah serangkaian wawancara dan dokumenter yang menuai kontroversi.

Baca Juga: Pangeran Harry Dapat Gelar Baru di Tengah Upaya Damai dengan Raja Charles III

Kurang Bakat dan Etos Kerja



Dalam pernyataannya, McLeod menilai Harry dan Meghan tidak memiliki bakat khusus atau tekad untuk bekerja keras membangun reputasi positif di luar lingkungan kerajaan. Kritik ini semakin memperkuat pandangan sejumlah pihak yang menganggap pasangan tersebut lebih banyak mencari sensasi dibandingkan kontribusi nyata.

"Mereka tidak punya bakat, tidak punya keinginan untuk bekerja keras dan berdedikasi," kata McLeod.

Tudingan Merusak Kerajaan dan Persemakmuran



Lebih jauh, McLeod menuduh Harry dan Meghan telah mencoreng nama baik Kerajaan Inggris serta merusak hubungan dengan negara-negara Persemakmuran. Hal ini merujuk pada tuduhan rasisme yang dilontarkan pasangan tersebut dalam wawancara dengan media internasional, yang dianggap tidak berdasar dan merugikan citra kerajaan.

"Mereka mencemarkan nama baik keluarga mereka, Kerajaan, dan bahkan negara ini dengan tuduhan tak berdasar tentang rasisme yang paling keji," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!