Banjir Peminat! Grand Boulevard Aniva Paramount Land Sudah Masuk Tahap 6

Jum'at, 15 Agustus 2025 - 22:00 WIB
Melengkapi diversifikasi produk, Grand Boulevard Aniva Studio Loft yang kami perkenalkan hari ini memiliki unique selling point, di mana area komersial premium ini berlokasi tepat di gerbang utama koridor Aniva, diapit dua jalur penghubung Gading Serpong–BSD, terintegrasi dengan Pasadena Central District, dan menawarkan visibilitas terbaik dari setiap arah. Inilah produk komersial premium yang tidak hanya memenuhi kebutuhan bisnis, tetapi juga menjadi instrumen investasi yang bernilai tinggi dan berkelanjutan.”

Henry Napitupulu, Direktur Planning & Design Paramount Land, menambahkan, “Grand Boulevard Aniva Studio Loft memiliki desain modern dengan dominasi warna monokrom yang elegan dan mewah pada bagian fasad. Bangunan komersial ini memiliki 3 lantai double façade, khusus tipe 5x18 meter dilengkapi fitur tambahan/ optional berupa lantai mezzanine dan lift. Ukuran yang tersedia sangat bervariasi untuk menunjang beragam jenis bisnis, mulai dari L5 meter hingga L10 meter dengan panjang 6-18 meter. Selain berlokasi strategis, Grand Boulevard Aniva Studio Loft dilengkapi area parkir tanpa boomgate yang luas dan pedestrian walk yang memudahkan pengunjung untuk mengeksplorasi kawasan ini.”

Grand Boulevard Aniva Studio Loft dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 6,9 miliaran, dengan beragam cara pembayaran, yaitu Tunai Keras = KPR DP 20% 1x, Tunai Keras = Tunai Bertahap DP 20% 1x Tenor 18x, Tunai Keras = Tunai Bertahap Tanpa DP 15x. Konsumen berkesempatan memperoleh voucher cashback hingga puluhan juta rupiah. Setiap unit juga telah dilengkapi fitur istimewa berupa AC di setiap lantai, CCTV, dan free IPKL selama 1 tahun.

Gading Serpong kini telah menjadi economic hub yang berkontribusi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi di Tangerang Raya hingga Jabodetabek, di mana aktivitas-aktivitas bisnis tidak hanya memusat di satu tempat, tetapi menyebar secara merata. Saat ini Gading Serpong telah memiliki 120 ribu penduduk di luar komuter, lebih dari 40 klaster terhuni, jalan boulevard yang dilewati 15.000 kendaraan/ jam, hingga area komersial dengan okupansi bisnis yang tinggi dan persentase ruko aktif beroperasi yang terus meningkat.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!