Rayakan 12 Tahun Bermusik, Vespunk Siap Go International
Minggu, 24 Agustus 2025 - 18:30 WIB
Agustus menjadi bulan spesial bagi grup band Vespunk. Pasalnya, 12 tahun lalu, tepat pada 17 Agustus 2012, kelompok musik ini menetas. Foto/istimewa
JAKARTA - Agustus menjadi bulan spesial bagi grup band Vespunk. Pasalnya, 12 tahun lalu, tepat pada 17 Agustus 2012, kelompok musik ini menetas.
Menandai perjalanan lebih sari satu dekade di industri musik Indonesia, Vespunk tidak hanya menyuguhkan premiere video musik dari lagu barunya yang berjudul Bukan Itu, tapi juga siap go International.
Wawah (vokal), Ledu (gitar), Fahri (drum), dan Farre (bass) mengatakan langkah musiknya hingga ke luar Indonesia ini sebagai terobosan untuk membawa Vespunk terus berkembang.
"Kita siap go International dan sudah ada pembicaraan dengan beberapa pihak. Pertama mungkin kita akan ke Malaysia dulu," kata Wawah.
Bukan tanpa alasan Vespunk ingin menjangkau penggemarnya lebih luas. Sejak pertama terbentuk saja, Vespunk hadir dengan lagu-lagu berbahasa Inggris.
Selusin track bahasa Inggris menandai debut album mereka. Namun, di album kedua, demi menghindari kerancuan, unit punk asal Jakarta ini bermetamorfosis jadi Vespunk yang hadir dengan 10 lagu bahasa Indonesia.
"Kita itu awalnya memang suka menggunakan bahasa Inggris. Itu makanya sekarang kita mulai bersiap untuk ke luar (go International)," ujar Wawah.
Di Agustus ini, Vespunk meluncurkan video musik Bukan Itu sebagai penanda kebangkitan sekaligus perayaan ulang tahun ke-12. Bangkit dari badai pandemi, kreativitas musik jadi sekoci penyelamat.
Menandai perjalanan lebih sari satu dekade di industri musik Indonesia, Vespunk tidak hanya menyuguhkan premiere video musik dari lagu barunya yang berjudul Bukan Itu, tapi juga siap go International.
Wawah (vokal), Ledu (gitar), Fahri (drum), dan Farre (bass) mengatakan langkah musiknya hingga ke luar Indonesia ini sebagai terobosan untuk membawa Vespunk terus berkembang.
"Kita siap go International dan sudah ada pembicaraan dengan beberapa pihak. Pertama mungkin kita akan ke Malaysia dulu," kata Wawah.
Bukan tanpa alasan Vespunk ingin menjangkau penggemarnya lebih luas. Sejak pertama terbentuk saja, Vespunk hadir dengan lagu-lagu berbahasa Inggris.
Selusin track bahasa Inggris menandai debut album mereka. Namun, di album kedua, demi menghindari kerancuan, unit punk asal Jakarta ini bermetamorfosis jadi Vespunk yang hadir dengan 10 lagu bahasa Indonesia.
"Kita itu awalnya memang suka menggunakan bahasa Inggris. Itu makanya sekarang kita mulai bersiap untuk ke luar (go International)," ujar Wawah.
Di Agustus ini, Vespunk meluncurkan video musik Bukan Itu sebagai penanda kebangkitan sekaligus perayaan ulang tahun ke-12. Bangkit dari badai pandemi, kreativitas musik jadi sekoci penyelamat.
Lihat Juga :