Zaskia Adya Mecca di Demo Kwitang, Temukan Orang Sipil Larang Dokumentasi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 17:00 WIB
Tidak hanya menyaksikan kerja tim medis, Zaskia juga melihat bagaimana para relawan muda menyiapkan logistik kebutuhan medis di lapangan. Ia bercerita bahwa ketika ambulans yang ia bawa membutuhkan tambahan perlengkapan, para relawan langsung sigap memasukkan semua kebutuhan medis ke dalam kendaraan.

Meski tidak sempat mengingat nama lembaga yang menaungi relawan tersebut, Zaskia mengaku sangat terkesan dengan solidaritas anak-anak muda yang bergerak cepat tanpa pamrih demi keselamatan para korban.

"Pas sampai markasnya, banyak anak muda yang sigap masukin semua kebutuhan medis di ambulans kami. (Sadly ku lupa nama lembaganya)," ungkapnya.

Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Terjebak di Mesir, Akses Long March ke Gaza Ditutup Total

Situasi Makin Ricuh, Tim Medis Diminta Mundur



Zaskia menambahkan bahwa seiring berjalannya waktu, situasi di kawasan Kwitang semakin kacau. Bentrokan antara massa dan aparat membuat tim medis akhirnya diminta mundur untuk menjaga keselamatan.

Ia pun memilih kembali dari lokasi karena kondisi yang tidak kondusif lagi. Meski demikian, pengalaman singkat itu meninggalkan kesan mendalam bagi dirinya, sekaligus menjadi pelajaran berharga mengenai arti solidaritas dan pentingnya menjaga kemanusiaan dalam situasi genting.

"Sekarang ku udah balik karena situasi Kwitang makin keos. Team medis diminta mundur, massa pun semakin ricuh," ucapnya.

Harapan untuk Negeri



Di akhir ceritanya, Zaskia mengungkapkan doa dan harapannya agar Indonesia segera pulih dari konflik sosial. Ia berharap negeri ini bisa kembali menjadi tempat yang aman, nyaman, serta menghadirkan kehidupan yang harmonis bagi seluruh masyarakat.

"Cuma bisa berdoa semoga Negri tercinta ini segera pulih, menjadi tempat yang nyaman, aman dan semua bisa hidup dengan harmonis," tandasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!