Ruang Kerja Emil Dardak Dibakar Massa, Arumi Bachsin Pastikan Keluarga Aman
Selasa, 02 September 2025 - 05:00 WIB
Kebakaran bermula sekitar pukul 21.38 WIB usai Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mencoba menemui massa demonstran. Situasi yang awalnya diwarnai orasi berubah menjadi ricuh setelah pelemparan batu, petasan, dan bom molotov ke arah gedung.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto, menyebut empat ruangan penting hangus terbakar. Termasuk ruang kerja Emil Dardak, ruang Kepala Biro Umum Setdaprov Jatim, ruang Protokol, serta ruang Biro Rumah Tangga. Tidak hanya itu, ruang wartawan yang berdekatan juga dijarah dengan hilangnya sejumlah komputer, televisi, dan perangkat kantor.
Keesokan harinya, Emil Dardak meninjau langsung kondisi ruangan yang hangus ditemani Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono. Dengan wajah muram, ia menegaskan bahwa barang-barang yang terbakar merupakan inventaris pemerintah, bukan milik pribadi.
Ia pun menekankan bahwa musibah ini tidak akan mengurangi semangat jajaran Pemprov Jawa Timur untuk terus melayani masyarakat. Gubernur Khofifah juga meluruskan kabar simpang siur di media sosial dengan menegaskan bahwa yang terbakar adalah kantor Emil di Gedung Grahadi, bukan rumah dinasnya.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran. Meski identitas pelaku belum diungkapkan ke publik, aparat menegaskan penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh demi menjaga keadilan dan keamanan masyarakat Jawa Timur.
Baca Juga: Arumi Bachsin Jadi Sorotan usai Videonya Diduga Ogah Salaman dengan Warga Viral
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto, menyebut empat ruangan penting hangus terbakar. Termasuk ruang kerja Emil Dardak, ruang Kepala Biro Umum Setdaprov Jatim, ruang Protokol, serta ruang Biro Rumah Tangga. Tidak hanya itu, ruang wartawan yang berdekatan juga dijarah dengan hilangnya sejumlah komputer, televisi, dan perangkat kantor.
Keesokan harinya, Emil Dardak meninjau langsung kondisi ruangan yang hangus ditemani Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono. Dengan wajah muram, ia menegaskan bahwa barang-barang yang terbakar merupakan inventaris pemerintah, bukan milik pribadi.
Ia pun menekankan bahwa musibah ini tidak akan mengurangi semangat jajaran Pemprov Jawa Timur untuk terus melayani masyarakat. Gubernur Khofifah juga meluruskan kabar simpang siur di media sosial dengan menegaskan bahwa yang terbakar adalah kantor Emil di Gedung Grahadi, bukan rumah dinasnya.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran. Meski identitas pelaku belum diungkapkan ke publik, aparat menegaskan penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh demi menjaga keadilan dan keamanan masyarakat Jawa Timur.
Baca Juga: Arumi Bachsin Jadi Sorotan usai Videonya Diduga Ogah Salaman dengan Warga Viral
(dra)
Lihat Juga :