Pangeran Harry Kenang Momen Pilu Berjalan di Belakang Peti Mati Putri Diana

Senin, 08 September 2025 - 13:20 WIB

Pemakaman dan Tangisan Pertama



Setelah upacara di Westminster Abbey, peti jenazah Diana dibawa ke Althorp, tanah milik keluarga Spencer. Perjalanan sempat terhambat karena bunga-bunga yang dilemparkan pelayat menutupi ventilasi kendaraan.

Baru setelah seluruh prosesi selesai, Harry menuliskan bahwa bendungan emosinya pecah. Menurutnya, air mata itu bukan karena ia percaya ibunya berada di dalam peti, melainkan karena bayangan tragis itu terasa terlalu menyakitkan jika memang benar adanya.

"Tubuh saya kejang-kejang, dagu jatuh, dan saya menangis tak terkendali sambil memegangi tangan saya. Saya malu karena melanggar etika keluarga, tapi tidak sanggup menahannya lebih lama," ungkapnya.

Baca Juga: Pangeran Harry-Meghan Markle Disebut Jelek-jelekkan William-Kate Middleton dengan Kata Kejam

Luka yang Membekas Selamanya



Kisah pilu adik ipar Kate Middleton ini berjalan di belakang peti mati Diana hingga kini masih membekas kuat. Momen itu bukan hanya menggambarkan duka mendalam seorang anak kehilangan ibunya, tetapi juga menyoroti beban besar yang ditanggung keluarga kerajaan di hadapan publik dunia.

28 tahun kemudian, luka itu tetap menjadi bagian dari ingatan kolektif Inggris dan kisah pribadi yang sulit dilupakan oleh Pangeran Harry.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!