Astrid Kuya Tegaskan Rumahnya Dibangun dari Keringat, Bukan Uang DPR
Kamis, 11 September 2025 - 14:20 WIB
"Tidak ada sepeser pun setiap kali kita turun ke masyarakat, apa yang diberikan oleh pemerintah itu kita berikan semua kepada masyarakat. Tidak ada dipotong sepeser pun karena saya tahu itu amanah," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Astrid juga menegaskan komitmennya dalam menjaga amanah ketika menjalankan berbagai program pemerintah yang dipercayakan kepadanya. Ia menjelaskan bahwa dirinya dan tim selalu memastikan bantuan yang disalurkan kepada masyarakat diberikan secara penuh tanpa adanya pengurangan sedikit pun.
Menurut Astrid, hal ini adalah prinsip yang terus dipegang teguh karena apa yang menjadi hak masyarakat tidak boleh ditahan ataupun dialihkan.
"Setiap program yang ada dari pemerintah, kita turun langsung tanpa ada potongan atau apa pun karena itu hak masyarakat. Itu saya sangat amanah," tuturnya.
"Saya selalu bilang sama tim saya, apa yang menjadi hak mereka harus diberikan. Mereka mendapat sekian, berikan apa yang mereka dapatkan," tandasnya.
Sebelumnya, kediaman Uya Kuya yang berlokasi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi sasaran penjarahan massa pada Sabtu (30/8/2025). Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian yang sangat besar, di mana sejumlah barang berharga raib digondol pelaku, mulai dari peralatan elektronik hingga koleksi kucing kesayangan keluarga.
Pihak kepolisian langsung bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan barang bukti, aparat berhasil menetapkan 15 orang sebagai tersangka penjarahan. Langkah hukum ini menjadi bagian dari upaya untuk memberikan rasa keadilan kepada korban sekaligus memberikan efek jera bagi para pelaku tindak kriminal.
Baca Juga: Begini Respons Anak Uya Kuya saat Rumahnya Dijarah Massa
Dalam kesempatan itu, Astrid juga menegaskan komitmennya dalam menjaga amanah ketika menjalankan berbagai program pemerintah yang dipercayakan kepadanya. Ia menjelaskan bahwa dirinya dan tim selalu memastikan bantuan yang disalurkan kepada masyarakat diberikan secara penuh tanpa adanya pengurangan sedikit pun.
Menurut Astrid, hal ini adalah prinsip yang terus dipegang teguh karena apa yang menjadi hak masyarakat tidak boleh ditahan ataupun dialihkan.
"Setiap program yang ada dari pemerintah, kita turun langsung tanpa ada potongan atau apa pun karena itu hak masyarakat. Itu saya sangat amanah," tuturnya.
"Saya selalu bilang sama tim saya, apa yang menjadi hak mereka harus diberikan. Mereka mendapat sekian, berikan apa yang mereka dapatkan," tandasnya.
Latar Belakang Kasus Penjarahan Rumah Uya Kuya
Sebelumnya, kediaman Uya Kuya yang berlokasi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi sasaran penjarahan massa pada Sabtu (30/8/2025). Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian yang sangat besar, di mana sejumlah barang berharga raib digondol pelaku, mulai dari peralatan elektronik hingga koleksi kucing kesayangan keluarga.
Pihak kepolisian langsung bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan barang bukti, aparat berhasil menetapkan 15 orang sebagai tersangka penjarahan. Langkah hukum ini menjadi bagian dari upaya untuk memberikan rasa keadilan kepada korban sekaligus memberikan efek jera bagi para pelaku tindak kriminal.
Baca Juga: Begini Respons Anak Uya Kuya saat Rumahnya Dijarah Massa
(dra)
Lihat Juga :