Vision+ Gandeng Cheppy Gober, Angkat Kisah Gen Z lewat Bosku Cintaku

Jum'at, 26 September 2025 - 22:16 WIB
"Dalam 15 tahun terakhir memang saya acap kali membuat serial untuk TV-nya. Itu kan durasinya satu episode 60 sampai 90 menit kisaran. Nah, tantangan sekarang itu dengan zaman sosial media, kita dituntut untuk bisa nge-grab perhatian penonton di hitungan menit. Nah, biasanya yang saya pelajarin mikrodrama itu di menit pertama atau bahkan di 30 detik pertama sudah bisa menarik perhatian penonton," ucapnya.

Oleh sebab itu, diperlukan formula khusus agar Bosku Cintaku bisa langsung menarik perhatian agar tidak beralih ke konten lainnya. Menurut Cheppy, ini menjadi tantangan terbesar selama belasan tahun dirinya menjadi seorang sutradara.

"Sehingga ada beberapa formula yang saya upayakan untuk bisa meningkatkan spend atau grab attention penonton lebih cepat. Bahkan, mungkin di hitungan detik ketujuh ya. Sehingga penonton sudahterketuk lah istilahnya," ucapnya.

Menurut Cheppy, Bosku Cintaku memang dirancang untuk dekat dengan keseharian Gen Z, terutama lewat tema romansa komedi yang disukai anak muda.

"Mikrodrama ini mungkin lebih kepada temanya ke Gen Z ya. Tapi tetap yang namanya naratif. Pasti mereka punya satu formula sendiri. Romkom(romantis komedi) itu salah satu yang paling digemarin," ujarnya.

Cheppy menambahkan, microdrama menjadi jawaban atas kebutuhan generasi yang tidak ingin menghabiskan waktu lama untuk menonton. Sebab, saat ini dunia menuntut kecepatan, sehingga tidak banyak waktu untuk bersantai, termasuk menyaksikan film.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!