Dari Modal Kecil di Instagram, Brand Ini Menjadi Pemain Besar Dunia Fashion

Sabtu, 15 November 2025 - 09:30 WIB
Titik balik besar terjadi pada 2017. Melihat potensi besar bisnisnya, Aldi mengambil keputusan berani dengan meninggalkan pekerjaan tetapnya untuk fokus mengembangkan Teamisman.

"Saya memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan saya dan fokus pada bisnis saya sendiri. Saya menyewa sebuah toko kecil di pasar dan mulai menjual pakaian secara offline," ujarnya.

Langkah ini menandai transformasi Teamisman dari bisnis online murni menjadi brand yang juga memiliki kehadiran offline. Aldi mulai membangun tim dengan merekrut beberapa karyawan untuk membantu mengelola operasional bisnis yang semakin kompleks. Kini, perjalanan yang dimulai dari Instagram sederhana itu telah berkembang pesat.

Teamisman telah menjadi perusahaan dengan beberapa toko fisik di berbagai kota, platform e-commerce yang kuat, dan menawarkan lebih dari 1.000 item pakaian pria dan wanita. Brand yang berkantor pusat di Pekalongan ini bahkan telah memenangkan beberapa penghargaan dan menjadi salah satu pemain utama di industri fashion Tanah Air.

"Saat ini, bisnis saya telah berkembang menjadi sebuah perusahaan yang memiliki beberapa toko di beberapa kota, serta platform e-commerce yang kuat. Kami memiliki lebih dari 50 karyawan dan menawarkan lebih dari 1.000 item pakaian yang berbeda," ungkap Aldi.

Keberhasilan Teamisman tidak terlepas dari strategi adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Aldi konsisten mengintegrasikan teknologi ke dalam bisnisnya, mulai dari pengembangan website, aplikasi mobile, hingga pemanfaatan digital marketing yang efektif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!