Profil Gary Iskak, Aktor Senior yang Meninggal Dunia akibat Kecelakaan
Sabtu, 29 November 2025 - 13:02 WIB
Bintang Jatuh (2000)
Rumah Ketujuh (2003)
30 Hari Mencari Cinta (2004)
Ungu Violet (2005)
Baca juga: Gary Iskak Kembali ke Rumah, Istri Luapkan Bahagia: Allah Tidak Tidur
Namanya mulai melesat setelah membintangi Jatuh Cinta Lagi (2006) sebagai seorang pengacara sekaligus pasangan karakter yang diperankan Krisdayanti. Tak hanya film, Gary juga tampil di sinetron populer Opera SMU bersama Tamara Bleszynski sekitar tahun 2001.
Namun puncak popularitas Gary terjadi lewat perannya sebagai banci dalam film D’Bijis (2007). Berkat penampilan ikonik tersebut, ia mendapatkan nominasi Most Favorite Actor di MTV Indonesia Movie Awards 2007. Pada tahun yang sama, Gary juga membintangi film horor Pocong 3.
Kesuksesan di D’Bijis membuat sutradara Rako Prijanto kembali mengajak Gary dalam film Merah Itu Cinta (2007). Karier Gary terus berlanjut lewat sejumlah film lain seperti:
Hari Untuk Amanda (2009)
Benci Disco (2009)
Krazy Crazy Krezy (2009)
Rumah Ketujuh (2003)
30 Hari Mencari Cinta (2004)
Ungu Violet (2005)
Baca juga: Gary Iskak Kembali ke Rumah, Istri Luapkan Bahagia: Allah Tidak Tidur
Namanya mulai melesat setelah membintangi Jatuh Cinta Lagi (2006) sebagai seorang pengacara sekaligus pasangan karakter yang diperankan Krisdayanti. Tak hanya film, Gary juga tampil di sinetron populer Opera SMU bersama Tamara Bleszynski sekitar tahun 2001.
Namun puncak popularitas Gary terjadi lewat perannya sebagai banci dalam film D’Bijis (2007). Berkat penampilan ikonik tersebut, ia mendapatkan nominasi Most Favorite Actor di MTV Indonesia Movie Awards 2007. Pada tahun yang sama, Gary juga membintangi film horor Pocong 3.
Kesuksesan di D’Bijis membuat sutradara Rako Prijanto kembali mengajak Gary dalam film Merah Itu Cinta (2007). Karier Gary terus berlanjut lewat sejumlah film lain seperti:
Hari Untuk Amanda (2009)
Benci Disco (2009)
Krazy Crazy Krezy (2009)
Lihat Juga :