Fans Geram, Ini Sederet Perlakuan Buruk JYP Entertainment pada TWICE dan GOT7
Selasa, 15 September 2020 - 20:04 WIB
Foto: Twitter @ minaspingu
Setelah bertahun-tahun bekerja di JYP Entertainment, para anggota TWICE juga masih dikekang kebebasannya.
Salah satu member yaitu Jungyeon mengatakan bahwa dia pengen nyanyi lagu balada, tapi JYP gak pernah mengabulkan permintaan tersebut.
Selain itu, komentar-komentar kejam di media sosial kepada TWICE juga didiamkan saja, tanpa ada tindakan hukum yang ditempuh.
ONCE akhirnya protes sampai memakai truk LED di depan gedung JYP Entertainment. ONCE juga ingin agensi mengganti perusahaan produksi musik TWICE, Naive, karena kontroversi plagiarisme mereka di masa lalu.
Foto:Instagram@got7.with.igot7
GOT7
Ahgasae sebenarnya udah cukup bersabar selama ini. Menurut mereka, JYP Entertainment secara terang-terangan mengabaikan GOT7 selama bertahun-tahun.
Ini terjadi, misalnya saat para member berbicara tentang sesaeng yang melanggar privasi mereka, tapi agensi masih belum mengambil tindakan apa pun. (Baca Juga: 4 Hal yang Bikin Penggemar K-pop Dilarang Ketemu Artis Idolanya )
Ketidakadilan lainnya, saat comeback, bakat GOT7 gak didukung oleh promosi media sosial yang gencar. Bahkan albumnya susah banget didapatkan karena gak dijual di Amazon.
Alhasil, penggemar internasional harus memakai metode yang lebih mahal untuk membeli album GOT7.
Setelah bertahun-tahun bekerja di JYP Entertainment, para anggota TWICE juga masih dikekang kebebasannya.
Salah satu member yaitu Jungyeon mengatakan bahwa dia pengen nyanyi lagu balada, tapi JYP gak pernah mengabulkan permintaan tersebut.
Selain itu, komentar-komentar kejam di media sosial kepada TWICE juga didiamkan saja, tanpa ada tindakan hukum yang ditempuh.
ONCE akhirnya protes sampai memakai truk LED di depan gedung JYP Entertainment. ONCE juga ingin agensi mengganti perusahaan produksi musik TWICE, Naive, karena kontroversi plagiarisme mereka di masa lalu.
Foto:Instagram@got7.with.igot7
GOT7
Ahgasae sebenarnya udah cukup bersabar selama ini. Menurut mereka, JYP Entertainment secara terang-terangan mengabaikan GOT7 selama bertahun-tahun.
Ini terjadi, misalnya saat para member berbicara tentang sesaeng yang melanggar privasi mereka, tapi agensi masih belum mengambil tindakan apa pun. (Baca Juga: 4 Hal yang Bikin Penggemar K-pop Dilarang Ketemu Artis Idolanya )
Ketidakadilan lainnya, saat comeback, bakat GOT7 gak didukung oleh promosi media sosial yang gencar. Bahkan albumnya susah banget didapatkan karena gak dijual di Amazon.
Alhasil, penggemar internasional harus memakai metode yang lebih mahal untuk membeli album GOT7.
Lihat Juga :