Bayar Rp16 Juta, Warga China Rela Masuk ‘Penjara Lemak’ Demi Kurus

Kamis, 01 Januari 2026 - 14:00 WIB
Suasana Penjara Lemak di China. Foto/Instagram @eggeats
JAKARTA - Obesitas di kalangan warga China terus meningkat. Untuk membantu menurunan berat badan, kini muncul tren "Penjara Lemak". Tempat dimana seseorang bisa menurunkan berat badan. Warga China yang obesitas berbondong-bondong ke 'penjara lemak' ini. Di sini mereka berolahraga hampir dua belas jam sehari dan dilarang keluar.

Dikutip The Sun, untuk masuk ke penjara ini, para pengunjung membayar setara dengan USD1.000 atau setara Rp16,6 Juta untuk menghabiskan satu bulan di kamp penurunan berat badan itu.Para influencer media sosial Tiongkok mengatakan di sini, mereka bisa menurunkan berat badan hingga 10 kg per minggu di kamp-kamp bergaya militer tersebut.



Baca Juga : Trump Larang Pemohon Visa yang Obesitas Masuk ke Amerika Serikat



Namun, kisah mereka tentang kehidupan di pusat-pusat tersebut, di mana para petugas berkeliaran menyita camilan berlemak — telah menimbulkan perbedaan pendapat.

Penjara tersebut ternyata juga sudah memkan korban kematian tragis. Termasuk kematian seorang influencer populer berusia 21 tahun yang dilaporkan meninggal setelah kehilangan 30 kg berat badan.

Seorang influencer Australia, yang menggunakan nama 'eggeats' di Instagram, telah mendokumentasikan masa tinggalnya dan membagikan video dari dalam kamp kepada 44.300 pengikutnya.

Wanita berusia 28 tahun itu mengatakan dia meninggalkan pekerjaannya yang 'bergaji tinggi' di negara asalnya untuk pindah ke Asia setelah kehidupan di sana menjadi 'stagnan' dan 'membosankan'.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!