Anabelle Lewat! Bukan Cuma Hidup, Boneka Ini Bisa Ngomong
Selasa, 13 Januari 2026 - 19:00 WIB
Baca juga: Legenda Roro Jonggrang dan Sejarah Candi Prambanan: Fakta, Mitos, dan Makna Budayanya
Dalam perbincangan kali ini, Furi menjelaskan asal-usul kepercayaan mengenai spirit dolls yang menurutnya berangkat dari ikatan energi, pengalaman spiritual, dan keyakinan tertentu. Salah satu kisah yang ia ceritakan adalah tentang boneka yang diisi arwah seorang anak Belanda yang konon pernah tinggal di sebuah rumah kosong. Arwah tersebut dipercaya masih memiliki keterikatan dengan tempat lamanya, hingga akhirnya bersemayam dalam boneka sebagai media, bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai bentuk energi yang masih ingin “hadir”.
Tak hanya itu, Furi juga mengungkap kisah boneka lain bernama Eneng yang memiliki latar cerita cukup kelam. Menurut penuturannya, Eneng semasa hidup ditemukan meninggal bersama anaknya. Ia dikenal sering menggunakan ilmu hitam untuk menggaet seseorang atau merusak rumah tangga orang lain. Energi dari kehidupan masa lalunya tersebut diyakini masih melekat, menjadikan boneka Eneng memiliki aura yang berbeda dibanding boneka-boneka lainnya.
Sementara itu, boneka bernama Chika menjadi salah satu yang paling sering menarik perhatian. Furi menjelaskan bahwa Chika dipercaya memiliki kemampuan membaca jodoh seseorang. Penerangan yang disampaikan melalui Chika disebut kerap kali tepat dan sesuai dengan kondisi orang yang bertanya.
Banyak pengalaman yang menunjukkan bahwa apa yang “dibaca” Chika perlahan terbukti, mulai dari ciri pasangan hingga situasi hubungan, sehingga tak jarang membuat orang yang mendengarnya merasa merinding sekaligus takjub.
Cerita-cerita ini pun menambah dimensi baru dalam pembahasan spirit dolls di K.O.P.I, membuka sisi spiritual yang jarang dibahas secara terbuka. Lewat sudut pandang Furi Harun, penonton diajak melihat fenomena ini bukan sekadar hal mistis yang menyeramkan, melainkan sebagai perpaduan antara kepercayaan, pengalaman personal, dan aspek psikologis yang melekat pada setiap kisahnya.
Dalam perbincangan kali ini, Furi menjelaskan asal-usul kepercayaan mengenai spirit dolls yang menurutnya berangkat dari ikatan energi, pengalaman spiritual, dan keyakinan tertentu. Salah satu kisah yang ia ceritakan adalah tentang boneka yang diisi arwah seorang anak Belanda yang konon pernah tinggal di sebuah rumah kosong. Arwah tersebut dipercaya masih memiliki keterikatan dengan tempat lamanya, hingga akhirnya bersemayam dalam boneka sebagai media, bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai bentuk energi yang masih ingin “hadir”.
Tak hanya itu, Furi juga mengungkap kisah boneka lain bernama Eneng yang memiliki latar cerita cukup kelam. Menurut penuturannya, Eneng semasa hidup ditemukan meninggal bersama anaknya. Ia dikenal sering menggunakan ilmu hitam untuk menggaet seseorang atau merusak rumah tangga orang lain. Energi dari kehidupan masa lalunya tersebut diyakini masih melekat, menjadikan boneka Eneng memiliki aura yang berbeda dibanding boneka-boneka lainnya.
Sementara itu, boneka bernama Chika menjadi salah satu yang paling sering menarik perhatian. Furi menjelaskan bahwa Chika dipercaya memiliki kemampuan membaca jodoh seseorang. Penerangan yang disampaikan melalui Chika disebut kerap kali tepat dan sesuai dengan kondisi orang yang bertanya.
Banyak pengalaman yang menunjukkan bahwa apa yang “dibaca” Chika perlahan terbukti, mulai dari ciri pasangan hingga situasi hubungan, sehingga tak jarang membuat orang yang mendengarnya merasa merinding sekaligus takjub.
Cerita-cerita ini pun menambah dimensi baru dalam pembahasan spirit dolls di K.O.P.I, membuka sisi spiritual yang jarang dibahas secara terbuka. Lewat sudut pandang Furi Harun, penonton diajak melihat fenomena ini bukan sekadar hal mistis yang menyeramkan, melainkan sebagai perpaduan antara kepercayaan, pengalaman personal, dan aspek psikologis yang melekat pada setiap kisahnya.
Lihat Juga :