Pastikan Hidrasi untuk Menjaga Kesehatan Ginjal
Jum'at, 30 Januari 2026 - 10:26 WIB
Merujuk pada pendapat Dr. Cynthia di atas, konsumsi air minum setidaknya harus dilakukan setiap 1-2 jam untuk menghindari dampak buruk dehidrasi serta efek jangka panjang pada kesehatan. Menjaga pola hidrasi tubuh sebagai kebiasaan yang baik, perlu dibarengi dengan jenis air minum berkualitas.
Penelitian Bint-E-Zahra seorang ahli biologi molekuler dari Institute of Molecular Biology & Biotechnology Bahauddin Zakariya University, Pakistan menyebutkan bahwa konsumsi air minum dengan perasa akan berdampak pada munculnya penyakit sindrom metabolic.
“konsumsi air minum murni dapat mengurangi risiko penurunan kemampuan kerja ginjal sebesar 11% dibandingkan dengan mengonsumsi minuman berperasa dan mengandung gula,” ujar Bint-E-Zahra dalam penelitiannya yang diterbitkan di National Journal of Health Sciences pada 2019 yang lalu.
Menjawab kebutuhan tersebut Amidis hadir sebagai Air minum murni (demineral yang sudah dimasak) yang berkualitas. Astrid Adelaide Siregar, Head of Marketing Amidis menjelaskan proses produksi Amidis dilakukan dengan metode multifiltrasi dan distilasi sehingga Air Minum yang dihasilkan merupakan air murni.
“Amidis adalah satu-satunya air murni yang diproses melalui teknologi multifiltrasi dan dimasak dengan pemanasan 110 derajat celcius (distilasi). Uap air yang dihasilkan benar-benar murni untuk dikonsumsi karena tidak ada kontaminan apapun," ujar Astrid. "Proses inilah yang memastikan Amidis menjadi air minum terbaik untuk menghidrasi tubuh. Proses Multifiltrasi dan distilasi merupakan teknologi keamanan ekstra untuk menjaga ginjal Anda," imbuhnya.
Penelitian Bint-E-Zahra seorang ahli biologi molekuler dari Institute of Molecular Biology & Biotechnology Bahauddin Zakariya University, Pakistan menyebutkan bahwa konsumsi air minum dengan perasa akan berdampak pada munculnya penyakit sindrom metabolic.
“konsumsi air minum murni dapat mengurangi risiko penurunan kemampuan kerja ginjal sebesar 11% dibandingkan dengan mengonsumsi minuman berperasa dan mengandung gula,” ujar Bint-E-Zahra dalam penelitiannya yang diterbitkan di National Journal of Health Sciences pada 2019 yang lalu.
Menjawab kebutuhan tersebut Amidis hadir sebagai Air minum murni (demineral yang sudah dimasak) yang berkualitas. Astrid Adelaide Siregar, Head of Marketing Amidis menjelaskan proses produksi Amidis dilakukan dengan metode multifiltrasi dan distilasi sehingga Air Minum yang dihasilkan merupakan air murni.
“Amidis adalah satu-satunya air murni yang diproses melalui teknologi multifiltrasi dan dimasak dengan pemanasan 110 derajat celcius (distilasi). Uap air yang dihasilkan benar-benar murni untuk dikonsumsi karena tidak ada kontaminan apapun," ujar Astrid. "Proses inilah yang memastikan Amidis menjadi air minum terbaik untuk menghidrasi tubuh. Proses Multifiltrasi dan distilasi merupakan teknologi keamanan ekstra untuk menjaga ginjal Anda," imbuhnya.
Lihat Juga :