Riuh Imlek di Petak Sembilan: Lampion, Kuliner, dan Tradisi yang Tak Pernah Sepi
Kamis, 05 Februari 2026 - 14:00 WIB
"Banyak sih, ampau tempel, gantungan, lampu-lampu yang muter, macam-macam sih. Paling murah yang biasa yang bahan parasut dari harga 50-an sampai ratusan ribu sampai ada sih yang harga sampai jutaan lampu muter. Banyak sih pernak-pernik ada gantungan, gantungan shio, gantungan netral, tempel-tempel shio,” kata Firman saat diwawancarai, Kamis (5/3/2026).
Baca juga: Jelang Imlek, Permintaan Pohon Jeruk Kimkit dan Chusa Meningkat
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mungkin didominasi satu jenis barang, ia menyebut bahwa tahun ini minat pembeli cenderung merata. Meski demikian ia menuturkan bahwa pendapatan harian dirinya dari menjual pernak-pernik Imlek cukup fluktuatif.
Firman mengaku bersyukur karena omset penjualannya tetap menunjukkan tren yang positif di tengah ramainya pengunjung yang datang setelah waktu zuhur.
"Kalau sekarang merata kayaknya. Jadi hampir semua, tempelan apa merata tahun ini. Kalau penghasilan tergantung namanya tukang dagang, omsetnya pasti ada turun ada naik, tapi alhamdulillah semua naik,” ucap dia.
Nuansa merah yang kental di Glodok memang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, termasuk Ratna, salah satu pembeli setia yang setiap tahun rutin berkunjung ke Petak Sembilan. Bagi Ratna, berburu pernak-pernik di sini sudah menjadi tradisi keluarga untuk menghidupkan suasana Hari Raya Imlek.
Baca juga: Jelang Imlek, Permintaan Pohon Jeruk Kimkit dan Chusa Meningkat
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mungkin didominasi satu jenis barang, ia menyebut bahwa tahun ini minat pembeli cenderung merata. Meski demikian ia menuturkan bahwa pendapatan harian dirinya dari menjual pernak-pernik Imlek cukup fluktuatif.
Firman mengaku bersyukur karena omset penjualannya tetap menunjukkan tren yang positif di tengah ramainya pengunjung yang datang setelah waktu zuhur.
"Kalau sekarang merata kayaknya. Jadi hampir semua, tempelan apa merata tahun ini. Kalau penghasilan tergantung namanya tukang dagang, omsetnya pasti ada turun ada naik, tapi alhamdulillah semua naik,” ucap dia.
Nuansa merah yang kental di Glodok memang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, termasuk Ratna, salah satu pembeli setia yang setiap tahun rutin berkunjung ke Petak Sembilan. Bagi Ratna, berburu pernak-pernik di sini sudah menjadi tradisi keluarga untuk menghidupkan suasana Hari Raya Imlek.
Lihat Juga :