Pasien Cuci Darah di Indonesia Tembus 200 Ribu, Menkes Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:20 WIB
Pengobatan penyakit ginjal pun berbeda-beda tergantung tingkat keparahannya. Pada tahap awal, penanganan difokuskan untuk memperlambat kerusakan ginjal seperti melalui pengendalian tekanan darah, pengaturan kadar gula darah, perubahan pola makan, dan pemberian obat-obatan tertentu.

Langkah ini bertujuan mencegah pasien masuk ke fase gagal ginjal total. Namun, ketika penyakit masuk ke tahap akhir, ginjal tidak lagi mampu menyaring limbah dan kelebihan cairan dari tubuh.

Pada kondisi inilah pasien membutuhkan terapi pengganti fungsi ginjal, yaitu dialisis atau transplantasi ginjal. Dialisis atau yang lebih dikenal sebagai cuci darah biasanya paling umum dilakukan karena minimnya donor ginjal.

Dialisis atau cuci darah sendiri dilakukan bukan untuk penyembuhan, namun hanya sebagai penopang hidup. Pasien biasanya harus menjalani cuci darah dua hingga tiga kali dalam seminggu secara rutin.

Baca Juga : Wamenkes Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien Cuci Darah Meski PBI sedang Reaktivasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!