UKP Pariwisata Dukung Siak Jadi Destinasi Berbasis Komunitas dan Budaya

Jum'at, 13 Februari 2026 - 18:30 WIB
“Manusia tidak benar-benar bepergian untuk melihat tempat baru, tetapi untuk menemukan cara baru melihat dunia dan melihat dirinya sendiri. Pariwisata bukan hanya tentang jarak yang kita tempuh, tetapi tentang nilai yang kita temui di sepanjang perjalanan. Dan nilai itu, di Indonesia, bernama budaya,” ungkapnya.

Salah satu pengalaman yang menjadi sorotan adalah konsep wisata kuliner khas Siak, Makan Berhanyut, yaitu menikmati hidangan ikan sambil menyusuri sungai di atas perahu. Menurut Zita Anjani, pengalaman ini mencerminkan pariwisata yang autentik dan berkarakter karena menyatukan alam, budaya sungai, serta tradisi kuliner masyarakat setempat dalam satu narasi yang utuh.

Selain itu, Zita Anjani juga mengikuti aktivitas bersama perempuan-perempuan Siak dengan belajar membuat anyaman dari daun pandan kering.

Kegiatan ini menggambarkan bagaimana keterampilan tradisional perempuan dapat menjadi bagian penting dari ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

“Budaya yang dirawat dengan benar bisa menjadi sumber penghidupan terutama untuk pariwisata yang berkelanjutan,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!