Tim Ikan Sambal Ijo dan Krecek Urat Sapi Hangatkan Iftar Ramadan di Jaksel
Minggu, 15 Februari 2026 - 10:15 WIB
Paket Ramadan disusun lengkap dari pembuka hingga penutup untuk pengalaman iftar menyeluruh. Starter berisi tahu jeletot, pangsit ayam goreng, serta sambal asam manis. Salad karedok memadukan sayuran segar dengan bumbu kacang tradisional. Hidangan utama menghadirkan sup iga, tim ikan, ayam goreng, serta krecek urat sapi. Dessert ditutup kue putu mayang dengan kelapa, nangka, serta saus kinca. Kombinasi menu membuat santapan terasa utuh dari awal hingga akhir.
Sajian minuman turut memperkuat karakter Ramadan yang dekat dengan tradisi Indonesia. Tiga pilihan minuman diperkenalkan sebagai pelengkap pengalaman bersantap berbagi. Es selendang mayang memadukan sagu mutiara, tepung beras, dan gula aren. Es marem menghadirkan kelapa muda, tapai singkong, sagu mutiara, dan saus santan. Es buko menggabungkan pandan jelly, sago pearls, serta nata de coco. Kehadiran minuman tradisional modern memberi kesegaran setelah hidangan utama.
“Makanan adalah media terbaik untuk bercerita,” ujar Co-Founder TAMU Hartono Moe, menegaskan makna menu Ramadan bagi restoran. Ia menilai pengalaman bersantap mampu menghadirkan rasa rumah bagi setiap tamu. Interaksi tatap muka menjadi nilai utama yang ingin dihadirkan selama Ramadan. Selain itu, paket menu dirancang memudahkan keluarga menikmati waktu bersama. Kehangatan hubungan menjadi tujuan utama dari setiap sajian.
Restoran yang berlokasi di Jalan Adityawarman I Nomor 8, Melawai, Jaksel, ini memiliki kapasitas venue mencapai 250 tamu dengan dua ruang privat. Desain interior memadukan elemen Saka Guru berusia lima puluh tahun. Struktur tradisional dipadukan sentuhan modern yang tetap fungsional.
Sajian minuman turut memperkuat karakter Ramadan yang dekat dengan tradisi Indonesia. Tiga pilihan minuman diperkenalkan sebagai pelengkap pengalaman bersantap berbagi. Es selendang mayang memadukan sagu mutiara, tepung beras, dan gula aren. Es marem menghadirkan kelapa muda, tapai singkong, sagu mutiara, dan saus santan. Es buko menggabungkan pandan jelly, sago pearls, serta nata de coco. Kehadiran minuman tradisional modern memberi kesegaran setelah hidangan utama.
“Makanan adalah media terbaik untuk bercerita,” ujar Co-Founder TAMU Hartono Moe, menegaskan makna menu Ramadan bagi restoran. Ia menilai pengalaman bersantap mampu menghadirkan rasa rumah bagi setiap tamu. Interaksi tatap muka menjadi nilai utama yang ingin dihadirkan selama Ramadan. Selain itu, paket menu dirancang memudahkan keluarga menikmati waktu bersama. Kehangatan hubungan menjadi tujuan utama dari setiap sajian.
Restoran yang berlokasi di Jalan Adityawarman I Nomor 8, Melawai, Jaksel, ini memiliki kapasitas venue mencapai 250 tamu dengan dua ruang privat. Desain interior memadukan elemen Saka Guru berusia lima puluh tahun. Struktur tradisional dipadukan sentuhan modern yang tetap fungsional.
(wur)
Lihat Juga :