Rayakan Imlek, Ratusan Umat Berdatangan di Kelenteng Toasebio Sejak Pagi

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:15 WIB
“Itu sebenarnya kertas sembahyang. Maksudnya kalau habis berdoa nanti mereka bakar. Mereka bakar itu pertanda nanti sebagai sarana buat sampai doanya gitu sih kepercayaannya gitu,”ucap dia.

Baca Juga : Betrand Peto Cerita Imlek Tanpa Angpao, Permintaan Sarwendah untuk Kenang Kakek

Ia menjelaskan bahwa pada Hari Raya Imlek yang jatuh pada hari ini, para umat berdatangan ke kelenteng hanya untuk fokus beribadah dan berdoa, sehingga tidak ada acara khusus yang digelar.

“Tidak ada ritual biasa aja. Acara-acara sembahyang biasa sih. Tiap tahun juga begini kalau menyambut Imlek ya sembahyangnya begini-gini aja,” jelas Andi.

Meski didatangi oleh ratusan umat, Andi mengungkapkan bahwa terjadi penurunan jumlah kunjungan umat pada Hari Raya Imlek tahun ini dibandingkan tahun kemarin.

“Ada penurunan yang signifikan tahun ini. Tahun kemarin malam aja udah meriah, semalam sebelum Imlek aja udah lebih pengunjung lebih padat. Ya, relatif lah mungkin di hari H-nya ini tambah pengunjung mungkin ada halangan atau apa malam jadi ya berkunjungnya sekarang malam,” ungkap dia.

Ia memprediksi bahwa kepadatan umat yang berdatangan akan terus terjadi hingga sore dan malam hari sampai kelenteng ditutup sekitar pukul 21.00. “Kita hari H-nya entar sampai jam 09.00. 09.00 kita tutup, jadi 38 jam. Prediksi ya mungkin sih mudah-mudahan sih bisa ramai juga,” pungkas Andi.

Sebagai informasi, ada beberapa rangkaian ibadah yang bakal digelar dari Hari Raya Imlek hingga perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Toasebio. Berikut jadwal ibadah bersama yang bakal dilaksanakan di kelenteng tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!