5 Alasan Kenapa Pengeluaran Ramadan Makin Boros

Jum'at, 20 Februari 2026 - 18:42 WIB
Platform e-commerce kerap menawarkan promo spesial selama Ramadan. Diskon hingga cashback membuat konsumen sulit menahan diri untuk tidak membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Fenomena ini sering kali didorong oleh emosi sesaat, seperti perasaan ingin dimanjakan setelah seharian berpuasa.

Sebagai langkah pencegahan, buatlah daftar prioritas kebutuhan sebelum melakukan transaksi. Pastikan barang yang dibeli benar-benar penting dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

Jika memerlukan pinjaman tunai untuk keperluan mendesak, gunakan platform yang menawarkan bunga rendah serta transparan seperti Kredivo dengan cicilan mulai 1.99% per bulan. Ini bisa menjadi solusi cerdas asalkan digunakan secara bertanggung jawab.

3. Kebiasaan Memberi Santunan Lebih Awal

Memberi santunan kepada kerabat atau tetangga adalah tradisi baik yang sering dilakukan saat Ramadan. Namun, beberapa orang cenderung memberikan sumbangan lebih awal dari waktu yang tepat, misalnya pada minggu pertama Ramadan. Hal ini dapat menguras anggaran karena belum ada perencanaan matang.

Agar lebih efektif, alokasikan dana santunan secara proporsional sesuai kemampuan finansial. Pisahkan pos pengeluaran ini dari anggaran rutin lainnya. Dengan begitu, niat baik tidak akan mengganggu stabilitas keuangan keluarga.

4. Persiapan Lebaran yang Terlalu Dini
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!