Kasus Kanker Paru di Usia Muda Meningkat, Imunoterapi dan Deteksi Dini Jadi Solusi

Jum'at, 27 Februari 2026 - 11:48 WIB
Sementara itu, salah satu tantangan utama dalam penanganan kanker paru-paru adalah keterlambatan diagnosis. Hal ini menekankan pentingnya deteksi dini dan dukungan serta mengingatkan masyarakat bahwa kanker paru tidak memandang usia maupun latar belakang.

Gejala awal seperti batuk berkepanjangan, kelelahan, nyeri dada, atau sesak napas sering kali dianggap sebagai penyakit pernapasan biasa. Akibatnya, banyak pasien baru terdiagnosis pada stadium III atau IV, ketika pengobatan menjadi jauh lebih kompleks.

"Deteksi dini secara signifikan meningkatkan hasil pengobatan," jelas Dr. Tanujaa.

“Ketika gejala berlangsung lebih dari beberapa minggu, hal tersebut tidak boleh diabaikan. Evaluasi tepat waktu dan skrining yang sesuai dapat memberikan perbedaan yang bermakna terhadap tingkat kelangsungan hidup dan kualitas hidup pasien."
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!