Pelangi di Mars Siap Tayang 18 Maret 2026, Film Sci-Fi Anak Indonesia Penuh Imajinasi
Selasa, 17 Maret 2026 - 19:00 WIB
Pelangi di Mars’ akan segera tayang di seluruh bioskop Indonesia lebaran ini, tepatnya 18 Maret 2026. Foto/Istimewa.
JAKARTA - Bersiaplah para pecinta film Indonesia karena film terbaru dari Mahakarya Pictures dan sutradara Upie Guava, ‘Pelangi di Mars’ akan segera tayang di seluruh bioskop Indonesia lebaran ini, tepatnya 18 Maret 2026.
Setelah perjalanan lebih dari lima tahun yang dimulai dari sebuah visi untuk membangkitkan visi anak-anak Indonesia pada 2020, film sci-fi anak-anak yang tak hanya membawa cerita yang spektakuler dan menggunakan teknologi XR dalam pembuatannya ini akhirnya akan dapat dinikmati seluruh keluarga Indonesia sesaat lagi.
Produser Dendi Reynando mengungkapkan bahwa kehadiran Pelangi di Mars berangkat dari kepeduliannya terhadap keterbatasan pilihan tontonan bagi keluarga di Tanah Air.
“Pelangi di Mars lahir karena menurut saya film untuk anak dan keluarga masih sangat terbatas (under supply). Saya ingin memberikan satu alternatif untuk anak Indonesia, agar anak-anak kita memiliki cerita mereka sendiri,” ujar Dendi Reynando.
Baginya, film ini adalah upaya untuk memberikan ruang bagi anak-anak Indonesia agar tetap memiliki keterikatan dengan identitas dan imajinasi mereka melalui media sinema.
Setelah perjalanan lebih dari lima tahun yang dimulai dari sebuah visi untuk membangkitkan visi anak-anak Indonesia pada 2020, film sci-fi anak-anak yang tak hanya membawa cerita yang spektakuler dan menggunakan teknologi XR dalam pembuatannya ini akhirnya akan dapat dinikmati seluruh keluarga Indonesia sesaat lagi.
Menghadirkan Alternatif Cerita untuk Anak Indonesia
Produser Dendi Reynando mengungkapkan bahwa kehadiran Pelangi di Mars berangkat dari kepeduliannya terhadap keterbatasan pilihan tontonan bagi keluarga di Tanah Air.
“Pelangi di Mars lahir karena menurut saya film untuk anak dan keluarga masih sangat terbatas (under supply). Saya ingin memberikan satu alternatif untuk anak Indonesia, agar anak-anak kita memiliki cerita mereka sendiri,” ujar Dendi Reynando.
Baginya, film ini adalah upaya untuk memberikan ruang bagi anak-anak Indonesia agar tetap memiliki keterikatan dengan identitas dan imajinasi mereka melalui media sinema.
Lihat Juga :