Masa di Rumah Saja Saatnya Orangtua Lebih Perhatikan Nutrisi Anak
Senin, 04 Mei 2020 - 22:09 WIB
Menurut dr. Helmin, seorang anak membutuhkan asupan buah sebanyak 3-5 kali dalam satu hari. Beberapa nutrisi lain juga diperlukan bagi proses pertumbuhan si kecil.
Beberapa nutrisi tersebut adalah vitamin A untuk memberi ketajaman penglihatan di malam hari, pertumbuhan, sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan kulit. Juga vitamin B1, B2, B6 dan B12, di mana Vitamin B penting sebagai ko-enzim pada metabolisme protein, karbohidrat, serta lemak untuk menghasilkan energi. Lalu vitamin C untuk membangun imunitas tubuh dan vitamin D yang berguna bagi pertumbuhan serta pembentukan tulang.
Asam folat dan vitamin B12 berperan penting pada proses pembentukan sel darah merah dan banyak nutrisi lain seperti l-lisin HCL, biotin, asam dokosaheksaenoat (DHA), asam eikosapentaenoat (EPA), asam arakhidonat (AA), dan asam glutamate.
“Omega 3 dan 6 juga penting untuk perkembangan otak serta imunitas anak. Sejak dalam kandungan anak harus dapat omega 3 untuk meningkatakan sel imun. Dengan pemberian omega 3, sel pertahanan akan meningkat dan tidak mudah terkena infeksi,” pungkas dr. Helmin.
Beberapa nutrisi tersebut adalah vitamin A untuk memberi ketajaman penglihatan di malam hari, pertumbuhan, sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan kulit. Juga vitamin B1, B2, B6 dan B12, di mana Vitamin B penting sebagai ko-enzim pada metabolisme protein, karbohidrat, serta lemak untuk menghasilkan energi. Lalu vitamin C untuk membangun imunitas tubuh dan vitamin D yang berguna bagi pertumbuhan serta pembentukan tulang.
Asam folat dan vitamin B12 berperan penting pada proses pembentukan sel darah merah dan banyak nutrisi lain seperti l-lisin HCL, biotin, asam dokosaheksaenoat (DHA), asam eikosapentaenoat (EPA), asam arakhidonat (AA), dan asam glutamate.
“Omega 3 dan 6 juga penting untuk perkembangan otak serta imunitas anak. Sejak dalam kandungan anak harus dapat omega 3 untuk meningkatakan sel imun. Dengan pemberian omega 3, sel pertahanan akan meningkat dan tidak mudah terkena infeksi,” pungkas dr. Helmin.
(tsa)
Lihat Juga :