Dari 2.220 ke 146 Kasus: Campak Turun Tajam, Kewaspadaan Tetap Diperlukan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:45 WIB
Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa campak tidak hanya berisiko bagi anak-anak, tetapi juga dapat menyerang orang dewasa. Secara nasional, sekitar 8 persen kasus terjadi pada kelompok usia di atas 18 tahun. Pada kelompok ini, risiko keparahan cenderung meningkat, terutama jika disertai penyakit penyerta atau paparan virus yang tinggi.

Baca Juga : Dear Orang Tua, Ini 4 Cara Mencegah Penularan Campak pada Anak

Sebagai respons, pemerintah tengah mempercepat langkah-langkah pencegahan. Salah satunya adalah memperluas cakupan vaksinasi campak untuk orang dewasa, khususnya tenaga kesehatan yang berada di garis depan. Program vaksinasi bagi peserta internsip juga akan diperkuat, disertai kewajiban bagi fasilitas layanan kesehatan untuk memastikan ketersediaan alat pelindung diri, pengaturan beban kerja, serta waktu istirahat yang memadai.

Di sisi lain, disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan tetap menjadi kunci. Tenaga kesehatan diimbau untuk tidak mengabaikan gejala sekecil apa pun. Jika merasa tidak sehat, langkah terbaik adalah segera melapor dan beristirahat, bukan memaksakan diri untuk tetap bekerja.

Masyarakat pun diingatkan untuk melengkapi status imunisasi. Upaya ini penting, tidak hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga untuk memutus rantai penularan secara lebih luas.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!