'Empat Musim Pertiwi' Tembus Panggung Dunia, Film Baru Kamila Andini Siap Tayang 2026
Minggu, 05 April 2026 - 09:54 WIB
Selain itu, film ini merupakan hasil kolaborasi lintas negara yang melibatkan Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Singapura, dan Polandia. Nama-nama besar turut mengisi layar, seperti Putri Marino, Arya Saloka, dan Christine Hakim. Produksi digawangi oleh Ifa Isfansyah dari Forka Films bersama Anthony Chen dari Giraffe Pictures.
Dari segi cerita, Empat Musim Pertiwi mengikuti perjalanan seorang perempuan yang bergulat dengan kehilangan, ingatan, dan hubungan dengan alam di tanah Jawa. Narasi bergerak melalui siklus musim yang menjadi metafora perubahan hidup, menghadirkan refleksi tentang keluarga, identitas, serta upaya berdamai dengan masa lalu. Kisah ini disampaikan dengan pendekatan visual yang puitis dan kontemplatif, menjadi ciri khas kuat dalam karya-karya Kamila Andini.
Sementara itu, Forka Films—yang sebelumnya dikenal sebagai Fourcolours Films—terus mempertegas kiprahnya sebagai rumah produksi dengan rekam jejak festival internasional. Dari Yuni yang meraih Platform Prize di Toronto hingga Before, Now & Then yang memenangkan Silver Bear di Berlinale 2022, konsistensi ini menjadi fondasi kuat bagi Empat Musim Pertiwi untuk melangkah lebih jauh. Kini, film tersebut bersiap menyapa penonton Indonesia pada 2026 dengan standar visual dan cerita yang semakin matang
Dari segi cerita, Empat Musim Pertiwi mengikuti perjalanan seorang perempuan yang bergulat dengan kehilangan, ingatan, dan hubungan dengan alam di tanah Jawa. Narasi bergerak melalui siklus musim yang menjadi metafora perubahan hidup, menghadirkan refleksi tentang keluarga, identitas, serta upaya berdamai dengan masa lalu. Kisah ini disampaikan dengan pendekatan visual yang puitis dan kontemplatif, menjadi ciri khas kuat dalam karya-karya Kamila Andini.
Sementara itu, Forka Films—yang sebelumnya dikenal sebagai Fourcolours Films—terus mempertegas kiprahnya sebagai rumah produksi dengan rekam jejak festival internasional. Dari Yuni yang meraih Platform Prize di Toronto hingga Before, Now & Then yang memenangkan Silver Bear di Berlinale 2022, konsistensi ini menjadi fondasi kuat bagi Empat Musim Pertiwi untuk melangkah lebih jauh. Kini, film tersebut bersiap menyapa penonton Indonesia pada 2026 dengan standar visual dan cerita yang semakin matang
(wur)
Lihat Juga :