Dari Tur Dunia hingga Royalti, Penghasilan G-Dragon Tembus Rp731 Miliar
Rabu, 08 April 2026 - 16:15 WIB
Pihak agensi juga menjelaskan bahwa sebagian biaya dari tur dunia G-Dragon tahun lalu turut dimasukkan dalam kategori tersebut. Namun di sisi lain, Galaxy Corporation juga mencatat pengeluaran outsourcing sebesar 94,3 miliar won (sekitar Rp1,1 triliun) dalam akun terpisah, yang semakin memicu spekulasi mengenai total pendapatan sang artis.
Tak hanya dari aktivitas bersama agensi, G-Dragon juga dikenal memperoleh pemasukan besar dari royalti musik. Hal ini membuat total pendapatannya dalam setahun kemungkinan jauh lebih tinggi dari angka yang dilaporkan.
Baca Juga : Pesona G-Dragon dan Cha Eun Woo Sambut Pemimpin Dunia di Gala Dinner APEC 2025
Comeback besarnya sebagai solois tahun lalu lewat album ketiga bertajuk Übermensch serta tur dunia yang mencakup 17 kota dan 39 pertunjukan, dengan total sekitar 825.000 penonton, menjadi salah satu faktor utama di balik lonjakan pendapatannya.
Kesuksesan tersebut juga berdampak langsung pada kinerja perusahaan. Galaxy Corporation melaporkan pendapatan konsolidasi sebesar 298,9 miliar won (sekitar Rp3,4 triliun) pada 2025, meningkat hingga 618 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan juga berhasil mencatat laba operasi sebesar 12,5 miliar won (sekitar Rp142,3 miliar), berbalik dari sebelumnya mengalami kerugian.
Tak hanya dari aktivitas bersama agensi, G-Dragon juga dikenal memperoleh pemasukan besar dari royalti musik. Hal ini membuat total pendapatannya dalam setahun kemungkinan jauh lebih tinggi dari angka yang dilaporkan.
Baca Juga : Pesona G-Dragon dan Cha Eun Woo Sambut Pemimpin Dunia di Gala Dinner APEC 2025
Comeback besarnya sebagai solois tahun lalu lewat album ketiga bertajuk Übermensch serta tur dunia yang mencakup 17 kota dan 39 pertunjukan, dengan total sekitar 825.000 penonton, menjadi salah satu faktor utama di balik lonjakan pendapatannya.
Kesuksesan tersebut juga berdampak langsung pada kinerja perusahaan. Galaxy Corporation melaporkan pendapatan konsolidasi sebesar 298,9 miliar won (sekitar Rp3,4 triliun) pada 2025, meningkat hingga 618 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan juga berhasil mencatat laba operasi sebesar 12,5 miliar won (sekitar Rp142,3 miliar), berbalik dari sebelumnya mengalami kerugian.
(wur)
Lihat Juga :