Pangeran Harry Digugat Yayasan Amal yang Didirikannya, Konflik Kian Memanas!

Sabtu, 11 April 2026 - 10:40 WIB
Namun, hubungan internal organisasi mulai retak sejak Maret 2025, ketika Harry mengundurkan diri sebagai patron setelah berselisih dengan ketua dewan, Sophie Chandauka. Perselisihan tersebut berkembang menjadi konflik terbuka yang menyita perhatian publik.

Baca juga: Meghan Markle dan Pangeran Harry Dikabarkan Mulai Dijauhi Tetangga, Tak Lagi Diterima di Montecito

Dalam pernyataannya, Sentebale menyebut pihaknya meminta “intervensi, perlindungan, dan pemulihan” dari pengadilan. Organisasi itu menilai telah terjadi “kampanye media yang merugikan” sejak Maret 2025 yang berdampak pada operasional, reputasi, serta hubungan dengan mitra strategis.

Lebih lanjut, Sentebale menuding Harry dan Mark Dyer sebagai “arsitek” di balik kampanye tersebut. Dampaknya disebut sangat luas, termasuk memicu gelombang perundungan siber terhadap organisasi dan jajaran pimpinan.

Menanggapi tuduhan tersebut, juru bicara Harry menegaskan bahwa sang pangeran dan Dyer “secara tegas menolak” semua klaim yang dilayangkan. Pihak Harry bahkan menyayangkan penggunaan dana amal untuk proses hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!