Bukan Sekadar Tren, Band Baru Asal Bandung Ini Berani Dobrak Industri dengan Musik
Selasa, 28 April 2026 - 15:50 WIB
Romboy (Raffi Dara Mutaqin) sebagai vokalis juga berperan sebagai komposer dan penulis lirik, menghadirkan cerita-cerita yang dekat dengan pengalaman manusia. Liriknya menjadi jiwa dari setiap karya Evoira, termasuk dalam “Titik Nadir”.
Menariknya, Aa Dado dan Romboy telah saling mengenal sejak SMP di Bandung. Keduanya merupakan teman sekelas yang sejak dulu selalu terlibat dalam berbagai proyek band yang sama. Chemistry yang terbangun sejak masa sekolah inilah yang kini menjadi kekuatan utama dalam proses kreatif Evoira.
Didukung oleh personel lain:
Uyung manson sebagai gitaris malang melintang di berbagai band indie di bandung dengan khas British yang mewarnai Evoira Band.
Afy antana sebagai Bassist yang memiliki karakter slide tentu memberikan warna tersendiri , Dari setiap betotan nya Koneksi emosional dan sejarah panjang tersebut menjadikan setiap karya Evoira terasa lebih organik, tulus, dan memiliki cerita yang kuat di baliknya.
Harapan dan Rencana ke Depan
Evoira menyadari bahwa tidak semua orang akan langsung terhubung dengan musik mereka—dan itu bukan masalah. Harapan mereka sederhana: lagu ini bisa menemukan pendengarnya sendiri.
Lebih dari sekadar didengar, mereka ingin musiknya bisa dirasakan, dipahami, dan menjadi ruang pemulihan bagi siapa pun yang sedang berada di fase “titik nadir”.
Ke depan, Evoira telah menyiapkan beberapa materi baru yang masih berada dalam benang merah yang sama, namun dengan eksplorasi emosi yang berbeda. Rencana mereka adalah merilis karya-karya tersebut secara bertahap yang nantinya akan dikemas dalam sebuah mini album.
Menariknya, Aa Dado dan Romboy telah saling mengenal sejak SMP di Bandung. Keduanya merupakan teman sekelas yang sejak dulu selalu terlibat dalam berbagai proyek band yang sama. Chemistry yang terbangun sejak masa sekolah inilah yang kini menjadi kekuatan utama dalam proses kreatif Evoira.
Didukung oleh personel lain:
Uyung manson sebagai gitaris malang melintang di berbagai band indie di bandung dengan khas British yang mewarnai Evoira Band.
Afy antana sebagai Bassist yang memiliki karakter slide tentu memberikan warna tersendiri , Dari setiap betotan nya Koneksi emosional dan sejarah panjang tersebut menjadikan setiap karya Evoira terasa lebih organik, tulus, dan memiliki cerita yang kuat di baliknya.
Harapan dan Rencana ke Depan
Evoira menyadari bahwa tidak semua orang akan langsung terhubung dengan musik mereka—dan itu bukan masalah. Harapan mereka sederhana: lagu ini bisa menemukan pendengarnya sendiri.
Lebih dari sekadar didengar, mereka ingin musiknya bisa dirasakan, dipahami, dan menjadi ruang pemulihan bagi siapa pun yang sedang berada di fase “titik nadir”.
Ke depan, Evoira telah menyiapkan beberapa materi baru yang masih berada dalam benang merah yang sama, namun dengan eksplorasi emosi yang berbeda. Rencana mereka adalah merilis karya-karya tersebut secara bertahap yang nantinya akan dikemas dalam sebuah mini album.
(wur)
Lihat Juga :