Sal Priadi Rilis Lagu Kepala, Pundak, Kerja Lagi, Soundtrack Satire tentang Overwork
Kamis, 30 April 2026 - 17:00 WIB
“Biasanya aku mulai dari gitar atau piano, tapi kali ini dari soundscape, bunyi-bunyi yang menggambarkan suasana pabrik, langkah kaki, ritme kerja,” jelasnya.
Secara lirik, lagu Kepala, Pundak, Kerja Lagi mengangkat tema tentang overwork atau tekanan kerja berlebih. Sal menyebut nuansa lagu ini dibuat seperti “mars pekerja” yang menggambarkan solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi kerasnya dunia kerja.
“Liriknya terasa seperti marching, seperti solidaritas para pekerja. Ada semangat kebersamaan untuk menghadapi situasi yang berat,” katanya.
Tak hanya itu, judul lagu yang terinspirasi dari lagu anak-anak “Kepala, Pundak, Lutut, Kaki" ini juga menjadi bentuk satire yang sengaja dihadirkan. Lewat lagu ini, Sal berharap karyanya bisa menjadi teman bagi para pendengar, khususnya mereka yang sedang bergelut dengan rutinitas dan tekanan pekerjaan sehari-hari.
“Mudah-mudahan bisa jadi teman untuk situasi pekerjaan dan apa yang kalian jalani,” pungkasnya.
Secara lirik, lagu Kepala, Pundak, Kerja Lagi mengangkat tema tentang overwork atau tekanan kerja berlebih. Sal menyebut nuansa lagu ini dibuat seperti “mars pekerja” yang menggambarkan solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi kerasnya dunia kerja.
“Liriknya terasa seperti marching, seperti solidaritas para pekerja. Ada semangat kebersamaan untuk menghadapi situasi yang berat,” katanya.
Tak hanya itu, judul lagu yang terinspirasi dari lagu anak-anak “Kepala, Pundak, Lutut, Kaki" ini juga menjadi bentuk satire yang sengaja dihadirkan. Lewat lagu ini, Sal berharap karyanya bisa menjadi teman bagi para pendengar, khususnya mereka yang sedang bergelut dengan rutinitas dan tekanan pekerjaan sehari-hari.
“Mudah-mudahan bisa jadi teman untuk situasi pekerjaan dan apa yang kalian jalani,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :