Fakta Mengejutkan Meninggalnya dr Myta Terungkap, Sempat Linglung di Kos hingga Dirawat Intensif

Jum'at, 08 Mei 2026 - 12:53 WIB
Akhirnya ia kembali dibawa oleh keluarga ke OKU Selatan, namun di tengah perjalanan mereka sempat beristirahat di rumah saudara di Palembang pada 25 April 2026. Saat di Palembang, dr. Myta masih mengeluhkan sakit demam dan sempat menjalani perawatan. Setelah mereda ia kemudian melanjutkan perjalan ke rumahnya di OKU Selatan pada 26 April 2026.

Namun, sesampainya di rumah sekitar pukul 16,00, ia kembali mengalami demam dan dilarikan ke klinik milik sang paman. Akhirnya setelah dua jam penanganan, ia dirujuk ke RSUD Moehammad Hoesin Palembang dan tiba pukul 01.00 dini hari pada 27 April 2026.

“Karena kondisi penyakitnya adalah penyakit infeksi maka prosedurnya dirawat di ruang isolasi infeksi. Jadi dokter MAA pukul 3 dirawat di ruang isolasi infeksi. Karena kondisinya menurun dokter MAA akhirnya masuk ICU. Karena ada gangguan paru ya bernapasnya berat maka perlu alat bantu pernapasan. Jadi, dipasang ventilator,” ucap dia.

Almarhumah kemudian langsung masuk ruang perawatan isolasi infeksi hingga akhirnya masuk ICU dan meninggal dunia.

“Itu sekitar pukul 16.00 dan dokter MAA dirawat di ICU hingga wafat dengan kondisi penyakit paru berat di Rumah Sakit Mohammad Hoesin,” pungkas dia.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!