Film Pendek Reza Rahadian dan Tiga Sutradara Indonesia Tayang Perdana di Cannes 2026

Jum'at, 08 Mei 2026 - 14:23 WIB
Deretan kru film Indonesia juga mengisi posisi penting dalam empat produksi internasional tersebut. Faozan Rizal menggarap visual film Annisa karya Reza Rahadian. Sementara itu, Vera Lestafa dipercaya menangani sinematografi Holy Crowd dan Original Wound sekaligus.

Deska Binarso bertanggung jawab membangun pendekatan gambar Mothers Are Mothering secara sinematik. Retno Ratih Damayanti turut bergabung sebagai penata kostum untuk seluruh proyek film pendek. Selain itu, Sigit D. Pratama dipercaya menjadi production designer dalam produksi kolaboratif tersebut.

Produser Yulia Evina Bhara bersama Amerta Kusuma memimpin keseluruhan produksi Next Step Studio Indonesia. Sejumlah nama besar industri perfilman turut bergabung sebagai produser eksekutif proyek tersebut. Dian Sastrowardoyo, Prilly Latuconsina, dan Angga Dwimas Sasongko termasuk di dalam daftar.

Kementerian Kebudayaan RI mendukung penuh pelaksanaan kolaborasi sinema lintas negara tersebut. Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kedutaan Besar Prancis. “Indonesia harus jadi bagian penting ekosistem sinema global,” ujar Direktur Film, Musik dan Seni Kementerian Kebudayaan, Irini Dewi Wanti.

Sementara itu, Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone menyebut industri film Indonesia menjadi salah satu paling dinamis di Asia saat ini. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan, Jakarta sedang dipersiapkan menjadi Kota Sinema internasional.

“Industri film dapat mendorong pertumbuhan wisata dan ekonomi kreatif secara bersamaan. Dampak ekonominya harus dirasakan langsung masyarakat. Jadi sedang dirancang berbagai insentif untuk produksi film nasional di Jakarta,” kata Rano Karno.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!