Mandi Jadi Budaya Indonesia, Ini Pentingnya Arus Air Stabil bagi Kesehatan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:42 WIB
Fakta di lapangan menunjukkan banyak hunian urban masih beroperasi di bawah standar tersebut. Padahal, berbagai riset wellness modern menunjukkan bahwa stimulasi air bertekanan pada titik saraf tertentu seharusnya dapat turut membantu menurunkan kadar kortisol (hormon stres) serta merelaksasi otot melalui sensasi pijatan yang lebih merata.

“American Standard percaya bahwa inovasi harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Tekanan air rendah masih menjadi tantangan yang membuat banyak orang belum dapat menikmati manfaat mandi secara optimal, baik dari sisi kebersihan maupun kenyamanan,” kata Leader LIXIL Global Design Asia, Antoine Besseyre des Horts dalam siaran pers, Senin (11/5/2026).

Selain aspek kenyamanan mandi yang menyegarkan, performa pancuran yang stabil juga memberikan manfaat nyata bagi efisiensi harian. Proses pembilasan yang lebih tuntas dan cepat memberikan kendali penuh atas volume air yang digunakan. Dengan demikian, konsumsi air dapat ditekan bahkan hingga 30%, sebuah langkah nyata dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan sekaligus mengoptimalkan pengeluaran rumah tangga, tanpa mengurangi kualitas dan kepuasan saat mandi.

American Standard melalui seri WizFlo Hand Shower hadir sebagai salah satu solusi wellness yang cerdas. Melalui pendekatan teknologi PressurePlus™ dan desain semprotan mikro-perforasi, kepala shower mampu mengoptimalkan kekuatan arus air secara mandiri, tanpa harus bergantung pada pemasangan pompa pendorong tambahan.

Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia, Arfindi Batubara mengatakan, mandi merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Indonesia yang sangat menghargai kebersihan dan kesegaran. Namun, ritual ini jadi kurang maksimal karena terhambat oleh tekanan air yang lemah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!