Waspada Hantavirus, Kenali Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
Senin, 11 Mei 2026 - 20:30 WIB
“Manusia dapat terinfeksi melalui udara dengan terhirupnya partikel pada kotoran tikus dan juga kontak langsung dengan hewan pengerat,” ungkapnya, melalui siaran pers, Senin (11/5/2026).
“Oleh karena itu, tidak bisa hanya diagnosis dari gejala klinis, perlu adanya pemeriksaan diagnostik penunjang dengan pemeriksaan di lab,” terang Zulistian.
Meski gejala awalnya cenderung general, seperti batuk, flu, demam, dan nyeri otot. Namun perlu menjadi perhatian jika terjadi penurunan kondisi mendadak dan terjadinya kegagalan respirasi atau kegagalan pernapasan.
Lebih lanjut, terdapat dua dampak serius akibat paparan hantavirus, yakni Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyebabkan gangguan pernapasan akut. Kemudian Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang masuk pada kategori demam berdarah yang disertai dengan gangguan ginjal akut.
Gejala Awal Hantavirus
Dokter Spesialis Penyakit Dalam tersebut mengungkapkan bahwa sulit mengidentifikasi gejala awal saat terjangkit virus ini. Sebab, indikasi awal jika terpapar virus ini cukup umum seperti pada flu.“Oleh karena itu, tidak bisa hanya diagnosis dari gejala klinis, perlu adanya pemeriksaan diagnostik penunjang dengan pemeriksaan di lab,” terang Zulistian.
Meski gejala awalnya cenderung general, seperti batuk, flu, demam, dan nyeri otot. Namun perlu menjadi perhatian jika terjadi penurunan kondisi mendadak dan terjadinya kegagalan respirasi atau kegagalan pernapasan.
Lebih lanjut, terdapat dua dampak serius akibat paparan hantavirus, yakni Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyebabkan gangguan pernapasan akut. Kemudian Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang masuk pada kategori demam berdarah yang disertai dengan gangguan ginjal akut.
Lihat Juga :