Skin Biohacking Protocol Tren Baru Perawatan Kulit Berbasis Sains
Selasa, 12 Mei 2026 - 10:20 WIB
Industri aesthetic medicine di Indonesia resmi memasuki era baru melalui pengenalan konsep kecantikan regeneratif yang berfokus pada kesehatan jangka panjang. Foto/ist
JAKARTA - Industri aesthetic medicine di Indonesia resmi memasuki era baru melalui pengenalan konsep kecantikan regeneratif yang berfokus pada kesehatan jangka panjang. Nurtura, klinik aesthetic Jakarta pertama di Indonesia yang mengadopsi prinsip longevity science, meluncurkan Skin Biohacking Protocol™, sebuah pendekatan medis revolusioner yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan segmen premium dan eksekutif urban Jakarta yang mencari perawatan kulit premium, skin treatment exclusive, serta perawatan kesehatan kulit premium berbasis sains.
Berbeda dengan perawatan kulit anti aging konvensional yang mengejar hasil instan namun bersifat superfisial, Skin Biohacking Protocol™ bekerja pada level fungsi biologis kulit. Protokol ini menggabungkan perawatan kecantikan teknologi canggih dengan cellular skin optimization untuk memperkuat arsitektur kulit dan mendukung regenerasi alami dari dalam.
Konsep ini awalnya dikembangkan di Monte Carlo, pusat inovasi luxury aesthetic dunia, sebelum akhirnya disempurnakan melalui riset klinis di Jakarta oleh tim dokter spesialis longevity dan pakar biohacking Nurtura.
“Dunia aesthetic medicine saat ini sedang bertransformasi menuju regenerative beauty. Pasien dari kalangan premium kini memahami bahwa kulit yang sehat tidak cukup hanya terlihat glowing di permukaan, tetapi harus memiliki kualitas biologis yang kuat dan resilien,” ujar Dr. Yusri Dinuth, ABAARM, praktisi Biohacking Nurtura. “Melalui protokol ini, kami melakukan investasi terhadap healthy aging dengan mengintegrasikan peptide technology, exosome therapy, hingga NAD+.”
Berbeda dengan perawatan kulit anti aging konvensional yang mengejar hasil instan namun bersifat superfisial, Skin Biohacking Protocol™ bekerja pada level fungsi biologis kulit. Protokol ini menggabungkan perawatan kecantikan teknologi canggih dengan cellular skin optimization untuk memperkuat arsitektur kulit dan mendukung regenerasi alami dari dalam.
Konsep ini awalnya dikembangkan di Monte Carlo, pusat inovasi luxury aesthetic dunia, sebelum akhirnya disempurnakan melalui riset klinis di Jakarta oleh tim dokter spesialis longevity dan pakar biohacking Nurtura.
“Dunia aesthetic medicine saat ini sedang bertransformasi menuju regenerative beauty. Pasien dari kalangan premium kini memahami bahwa kulit yang sehat tidak cukup hanya terlihat glowing di permukaan, tetapi harus memiliki kualitas biologis yang kuat dan resilien,” ujar Dr. Yusri Dinuth, ABAARM, praktisi Biohacking Nurtura. “Melalui protokol ini, kami melakukan investasi terhadap healthy aging dengan mengintegrasikan peptide technology, exosome therapy, hingga NAD+.”
Lihat Juga :