Art & Bali 2026 Hadirkan Seniman Dunia, Nuanu Tanam 1.000 Pohon

Kamis, 04 Juni 2026 - 13:55 WIB
Bandana Tewari menilai tubuh menyimpan banyak memori budaya. Menurutnya, kriya bukan sekadar benda yang dibuat. “Kriya adalah sesuatu yang diingat kembali,” ujarnya. Sementara itu, Director Art & Bali, Kelsang Dolma, menyoroti kedalaman praktik para peserta. “Dialog ini terasa presisi dan relevan,” katanya.

Di balik agenda seni tersebut, Nuanu menyiapkan misi jangka panjang. Kawasan ini memperkuat komitmen ekologinya melalui penghijauan besar-besaran. Program itu diwujudkan lewat Inisiatif Penanaman 1.000 Pohon. Kegiatan dipimpin Magic Garden dan didukung Nuanu Social Fund. Kebun Raya Eka Karya Bali turut menjadi mitra strategis.

Sebanyak 1.000 spesies pohon lokal ditanam bertahap. Penanaman mencakup ruang publik dan taman kawasan. Area pura, pinggir jalan, serta ruang komunitas ikut disasar. Program ini bertujuan memperkuat biodiversitas dan restorasi ekologi. Selain itu, kualitas ruang hijau publik juga terus ditingkatkan.

CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, menegaskan komitmen tersebut. Ia mengatakan jumlah pohon akan bertambah setelah pembangunan selesai. “Kami menanam pohon yang tumbuh bersama Nuanu,” ujarnya. Head of Nuanu Social Fund, Auditya Sari, menambahkan pentingnya keterlibatan publik. Karena itu, seni, komunitas, dan alam terus dirajut dalam satu visi pembangunan berkelanjutan.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!