Rayakan Satu Dekade Perjalanan, INDOFEST 2026 Perkuat Kolaborasi dan Dorong Pertumbuhan Industri Outdoor Nasional
Sabtu, 06 Juni 2026 - 15:40 WIB
“Di banyak negara, kegiatan outdoor telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dan industri yang berkembang pesat. Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa. Tantangannya adalah bagaimana menjadikan potensi tersebut memiliki nilai tambah yang tinggi melalui pengelolaan yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sebagai bagian dari perayaan satu dekade, INDOFEST 2026 menghadirkan Mini Museum yang menampilkan dokumentasi perjalanan festival sejak tahun 2016. Kehadiran mini museum tersebut diharapkan dapat mengajak pengunjung melihat kembali perkembangan industri dan komunitas outdoor yang tumbuh bersama INDOFEST selama satu dekade terakhir.
Selain itu, INDOFEST 2026 juga berkolaborasi dengan komunitas Bersibersi Lemari dalam kampanye sosial pengumpulan pakaian bekas layak pakai. Melalui program tersebut, pengunjung dapat menyumbangkan pakaian yang selanjutnya akan dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Project Director INDOFEST 2026, Niken Saraswati Ratnaningtyas, menjelaskan bahwa minat masyarakat terhadap kegiatan luar ruang terus menunjukkan tren positif, khususnya di kalangan generasi muda.
“Secara global, generasi Z menjadi salah satu kelompok yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap aktivitas outdoor. Fenomena yang sama juga terlihat di Indonesia. Aktivitas luar ruang semakin diminati karena mudah diakses, beragam, dan sesuai dengan kondisi alam serta iklim Indonesia,” ujar Niken.
Pada penyelenggaraan tahun ini, INDOFEST menghadirkan sekitar 80 brand perlengkapan outdoor, dengan komposisi sekitar 80 persen merupakan brand lokal dan 20 persen brand internasional. Kehadiran berbagai merek tersebut menunjukkan semakin kuatnya posisi produk-produk outdoor dalam negeri di pasar nasional.
Sebagai bagian dari perayaan satu dekade, INDOFEST 2026 menghadirkan Mini Museum yang menampilkan dokumentasi perjalanan festival sejak tahun 2016. Kehadiran mini museum tersebut diharapkan dapat mengajak pengunjung melihat kembali perkembangan industri dan komunitas outdoor yang tumbuh bersama INDOFEST selama satu dekade terakhir.
Selain itu, INDOFEST 2026 juga berkolaborasi dengan komunitas Bersibersi Lemari dalam kampanye sosial pengumpulan pakaian bekas layak pakai. Melalui program tersebut, pengunjung dapat menyumbangkan pakaian yang selanjutnya akan dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Project Director INDOFEST 2026, Niken Saraswati Ratnaningtyas, menjelaskan bahwa minat masyarakat terhadap kegiatan luar ruang terus menunjukkan tren positif, khususnya di kalangan generasi muda.
“Secara global, generasi Z menjadi salah satu kelompok yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap aktivitas outdoor. Fenomena yang sama juga terlihat di Indonesia. Aktivitas luar ruang semakin diminati karena mudah diakses, beragam, dan sesuai dengan kondisi alam serta iklim Indonesia,” ujar Niken.
Pada penyelenggaraan tahun ini, INDOFEST menghadirkan sekitar 80 brand perlengkapan outdoor, dengan komposisi sekitar 80 persen merupakan brand lokal dan 20 persen brand internasional. Kehadiran berbagai merek tersebut menunjukkan semakin kuatnya posisi produk-produk outdoor dalam negeri di pasar nasional.
Lihat Juga :