Kisah Tomikeke dari Konten Iseng hingga Jadi Kreator Keluarga Jutaan Pengikut
Jum'at, 19 Juni 2026 - 13:51 WIB
Kondisi ekonomi yang belum stabil membuat mereka harus benar-benar mengatur pengeluaran. Tomi bahkan pernah berangkat bekerja dengan uang saku hanya Rp8.000 untuk satu hari. Dalam situasi lain, mereka juga sempat berbagi satu porsi mi instan karena keterbatasan biaya.
"Saat itu kami hanya fokus bagaimana caranya bisa bertahan dan terus berusaha. Yang penting tetap semangat dan tidak menyerah," kata Tomi yang memiliki akun Instagram @tomzot31.
Selain membuat konten, Tomi dan Keke juga mencoba menambah pemasukan dengan berjualan pakaian melalui platform e-commerce.
Tetap Konsisten di Tengah Kesibukan
Menjadi kreator konten tidak langsung membuat aktivitas mereka menjadi mudah. Karena Tomi masih bekerja, proses produksi konten biasanya dilakukan setelah kegiatan harian selesai. Mereka kerap mulai membuat video pada malam hari, sekitar pukul 22.00 hingga tengah malam.
Seluruh proses dikerjakan secara mandiri, mulai dari mencari ide, menyusun konsep, merekam video, hingga melakukan editing. Menurut Keke, pemilik akun Instagram @reykediawidya, modal besar bukan hal utama saat mereka memulai. Konsistensi, kemauan belajar, dan keberanian mencoba menjadi bekal penting dalam perjalanan tersebut.
Konten Keluarga yang Dekat dengan Penonton
Salah satu kekuatan Tomikeke ada pada konsep konten keluarga yang ditampilkan secara sederhana. Mereka tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membagikan potret kehidupan rumah tangga yang terasa dekat dengan pengalaman banyak orang.
"Saat itu kami hanya fokus bagaimana caranya bisa bertahan dan terus berusaha. Yang penting tetap semangat dan tidak menyerah," kata Tomi yang memiliki akun Instagram @tomzot31.
Selain membuat konten, Tomi dan Keke juga mencoba menambah pemasukan dengan berjualan pakaian melalui platform e-commerce.
Tetap Konsisten di Tengah Kesibukan
Menjadi kreator konten tidak langsung membuat aktivitas mereka menjadi mudah. Karena Tomi masih bekerja, proses produksi konten biasanya dilakukan setelah kegiatan harian selesai. Mereka kerap mulai membuat video pada malam hari, sekitar pukul 22.00 hingga tengah malam.
Seluruh proses dikerjakan secara mandiri, mulai dari mencari ide, menyusun konsep, merekam video, hingga melakukan editing. Menurut Keke, pemilik akun Instagram @reykediawidya, modal besar bukan hal utama saat mereka memulai. Konsistensi, kemauan belajar, dan keberanian mencoba menjadi bekal penting dalam perjalanan tersebut.
Konten Keluarga yang Dekat dengan Penonton
Salah satu kekuatan Tomikeke ada pada konsep konten keluarga yang ditampilkan secara sederhana. Mereka tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membagikan potret kehidupan rumah tangga yang terasa dekat dengan pengalaman banyak orang.
Lihat Juga :