Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Selasa, 30 Juni 2026 - 18:29 WIB
Ia menyebut Syahravi mengklaim telah mengantongi izin, namun izin tersebut didapat dari pihak yang salah, yakni seseorang produser berinisial SN alias SMH.
"Beliau (Syahravi) minta izin sama seseorang bernama SN. Nah, SN ini dulunya ada perjanjian dengan Fariz RM, tapi tidak ada lagu Di Antara Kata dalam perjanjian itu. Jadi ini di luar perjanjian," jelas Deolipa.
Baca Juga : Fariz RM Sebut Industri Musik Makin Politis: Saya Jadi Males Bermusik
Lebih lanjut, Deolipa menyebut dalam perjanjian lama dengan SN, nama Syahravi tidak masuk dalam daftar penyanyi yang diperbolehkan membawakan lagu-lagu Fariz RM.
"Izin itu hanya untuk penyanyi yang sudah ditentukan; si A, si B, si C, bukan si S (Syahravi). Jadi semuanya ilegal. Ilegal ketemu ilegal, begitu," tegasnya.
Terkait bukti pertemuan antara Syahravi dan Fariz RM yang sempat dibeberkan pihak pelapor, Deolipa menyebut pertemuan tersebut bukanlah bentuk pemberian izin secara legal. Dalam dunia musik profesional, Deolipa menilai izin harus dibuktikan secara tertulis atau hitam di atas putih.
"Itu cuma pertemuan biasa. Fariz juga tidak mengiyakan. Kalau cuma 'iya-iya' saja, kita dulu sama Iwan Fals juga gitu, tapi kan kita enggak berani kalau enggak ada tertulisnya," tuturnya.
"Beliau (Syahravi) minta izin sama seseorang bernama SN. Nah, SN ini dulunya ada perjanjian dengan Fariz RM, tapi tidak ada lagu Di Antara Kata dalam perjanjian itu. Jadi ini di luar perjanjian," jelas Deolipa.
Baca Juga : Fariz RM Sebut Industri Musik Makin Politis: Saya Jadi Males Bermusik
Lebih lanjut, Deolipa menyebut dalam perjanjian lama dengan SN, nama Syahravi tidak masuk dalam daftar penyanyi yang diperbolehkan membawakan lagu-lagu Fariz RM.
"Izin itu hanya untuk penyanyi yang sudah ditentukan; si A, si B, si C, bukan si S (Syahravi). Jadi semuanya ilegal. Ilegal ketemu ilegal, begitu," tegasnya.
Terkait bukti pertemuan antara Syahravi dan Fariz RM yang sempat dibeberkan pihak pelapor, Deolipa menyebut pertemuan tersebut bukanlah bentuk pemberian izin secara legal. Dalam dunia musik profesional, Deolipa menilai izin harus dibuktikan secara tertulis atau hitam di atas putih.
"Itu cuma pertemuan biasa. Fariz juga tidak mengiyakan. Kalau cuma 'iya-iya' saja, kita dulu sama Iwan Fals juga gitu, tapi kan kita enggak berani kalau enggak ada tertulisnya," tuturnya.
Lihat Juga :