Padi Reborn Abadikan Magis Panggung 360 Derajat, Hadirkan Cinematic Experience Konser Dua Delapan
Selasa, 07 Juli 2026 - 17:48 WIB
Vokalis Padi Reborn, Fadly mengatakan dorongan emosional dan spiritual di balik layar jadi alasan utama lahirnya karya sinematik ini. Hubungan erat dengan pendengar setia jadi fondasi dasar bagi grup yang telah mewarnai musik Indonesia selama hampir tiga dekade ini.
"Konser Dua Delapan pada Januari lalu adalah salah satu momen musikal paling sakral dan emosional yang pernah kami alami sepanjang karier. Kami merasakan energi yang luar biasa dari Sobat Padi yang hadir. Melalui Exclusive Limited Screening Konser Dua Delapan ini, kami ingin merawat dan membagikan kembali kehangatan serta keintiman malam itu kepada rekan-rekan media dan sahabat terdekat, sebelum akhirnya mahakarya kolaboratif ini bisa disaksikan masyarakat luas," kata Fadly.
Sementara, gitaris Padi Reborn, Piyu menekankan pentingnya menjaga kualitas presentasi karya musik di era digital. Pengalaman visual harus mampu mengimbangi kompleksitas aransemen audio yang disajikan.
"Ini bukan sekadar dokumentasi panggung yang biasa direkam dengan kamera standar. Kami memproduksinya secara serius menjadi sebuah produk sinema konser utuh, mengoptimalkan layar lebar bioskop serta tata suara Dolby System agar kemegahan audionya tetap presisi dan menggelegar. Sekaligus kami juga meluncurkan karya video lirik “Punah” yang merupakan single ketiga dari Album Dua Delapan,” tutur Piyu.
Keberanian Padi Reborn dalam menghadirkan cinema concert experience terbilang langka dan belum banyak dieksplorasi oleh musisi domestik. Melalui integrasi teknologi visual layar lebar bioskop dan sistem audio dolby yang mutakhir, penonton diajak masuk kembali ke dimensi pertunjukan orisinal. Format sinematik ini menangkap setiap detail estetika dari Konser Dua Delapan yang terkenal dengan konsep panggung 360 derajat yang futuristik. Struktur panggung melingkar tersebut kini ditransformasikan agar dapat dinikmati melalui layar lebar.
Promotor Megapro Communications mengungkapkan kerumitan teknik yang harus dilewati demi memastikan esensi panggung tidak tereduksi saat dipindahkan ke dalam medium layar datar.
"Konser Dua Delapan pada Januari lalu adalah salah satu momen musikal paling sakral dan emosional yang pernah kami alami sepanjang karier. Kami merasakan energi yang luar biasa dari Sobat Padi yang hadir. Melalui Exclusive Limited Screening Konser Dua Delapan ini, kami ingin merawat dan membagikan kembali kehangatan serta keintiman malam itu kepada rekan-rekan media dan sahabat terdekat, sebelum akhirnya mahakarya kolaboratif ini bisa disaksikan masyarakat luas," kata Fadly.
Sementara, gitaris Padi Reborn, Piyu menekankan pentingnya menjaga kualitas presentasi karya musik di era digital. Pengalaman visual harus mampu mengimbangi kompleksitas aransemen audio yang disajikan.
"Ini bukan sekadar dokumentasi panggung yang biasa direkam dengan kamera standar. Kami memproduksinya secara serius menjadi sebuah produk sinema konser utuh, mengoptimalkan layar lebar bioskop serta tata suara Dolby System agar kemegahan audionya tetap presisi dan menggelegar. Sekaligus kami juga meluncurkan karya video lirik “Punah” yang merupakan single ketiga dari Album Dua Delapan,” tutur Piyu.
Keberanian Padi Reborn dalam menghadirkan cinema concert experience terbilang langka dan belum banyak dieksplorasi oleh musisi domestik. Melalui integrasi teknologi visual layar lebar bioskop dan sistem audio dolby yang mutakhir, penonton diajak masuk kembali ke dimensi pertunjukan orisinal. Format sinematik ini menangkap setiap detail estetika dari Konser Dua Delapan yang terkenal dengan konsep panggung 360 derajat yang futuristik. Struktur panggung melingkar tersebut kini ditransformasikan agar dapat dinikmati melalui layar lebar.
Promotor Megapro Communications mengungkapkan kerumitan teknik yang harus dilewati demi memastikan esensi panggung tidak tereduksi saat dipindahkan ke dalam medium layar datar.
Lihat Juga :