Mongol Stres Ceritakan Kedekatannya dengan Temon, Sering Pantau Banjir Bareng
Senin, 13 Juli 2026 - 10:58 WIB
Baca juga: Denny Cagur Kenang Sosok Temon: Senior yang Baik dan Berwawasan Luas
Bagi Mongol, Temon bukan sekadar rekan kerja, melainkan tetangga seperjuangan. Meskipun dirinya kini sudah pindah dari kawasan Pondok Jaya, memori tentang pantau banjir itu tetap melekat kuat di ingatannya.
Selain urusan banjir, Mongol juga sering mengajak mendiang untuk bekerja sama dalam satu panggung. Ia merasa chemistry yang terbangun sangat baik karena latar belakang mereka yang sama-sama merangkak dari bawah.
"Kalau kenangan terakhir sih, kalau perform Mongol lupa-lupa ingat ya. Tapi satu hal yang... maksudnya kita masih... Mongol suka WA ke beliau, 'Bang, ini ada kerjaan berdua tandem yuk,' gitu," tandasnya.
Sebagai sahabat, Mongol pun mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Ia percaya bahwa kebaikan hati Temon yang selalu menghibur orang lain akan menjadi bekal indah bagi mendiang di sisi-Nya.
Bagi Mongol, Temon bukan sekadar rekan kerja, melainkan tetangga seperjuangan. Meskipun dirinya kini sudah pindah dari kawasan Pondok Jaya, memori tentang pantau banjir itu tetap melekat kuat di ingatannya.
Selain urusan banjir, Mongol juga sering mengajak mendiang untuk bekerja sama dalam satu panggung. Ia merasa chemistry yang terbangun sangat baik karena latar belakang mereka yang sama-sama merangkak dari bawah.
"Kalau kenangan terakhir sih, kalau perform Mongol lupa-lupa ingat ya. Tapi satu hal yang... maksudnya kita masih... Mongol suka WA ke beliau, 'Bang, ini ada kerjaan berdua tandem yuk,' gitu," tandasnya.
Sebagai sahabat, Mongol pun mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Ia percaya bahwa kebaikan hati Temon yang selalu menghibur orang lain akan menjadi bekal indah bagi mendiang di sisi-Nya.
(nnz)
Lihat Juga :