Wisata Halal Asia Tengah makin Diminati, Hadirkan Sejarah Emas Islam
Selasa, 14 Juli 2026 - 17:10 WIB
Cheriatna selaku Ketua Umum Asosiasi Travel Halal Indonesia (ATHIN) sekaligus founder Cheria Holiday, mengungkapkan kawasan Asia Tengah memiliki daya tarik spiritual dan visual sangat luar biasa bagi pasar Indonesia.
"Kawasan 4 Stan di Asia Tengah bukan sekadar menawarkan panorama alam pegunungan dan ngarai yang megah, melainkan sebuah perjalanan napak tilas sejarah emas peradaban Islam dan kemegahan Jalur Sutra kuno. Melalui program ini, kami ingin memastikan wisatawan Muslim Indonesia dapat menjelajahi keindahan dunia secara paripurna tanpa perlu khawatir, karena aspek esensial seperti makanan halal dan waktu sholat yang terjaga telah kami kelola secara matang dan profesional," kata Cheriatna kepada media, Selasa (14/7/2026).
Untuk memberi pengalaman mendalam, paket ini dirancang khusus melewati negara-negara dengan akar sejarah Islam yang sangat kuat.
Uzbekistan merupakan tanah kelahiran para ulama dan ilmuwan besar dunia yang membentuk peradaban Islam, mulai dari Imam Bukhari (ahli hadis paling terkemuka) hingga Al-Khwarizmi (penemu aljabar). Di bawah Dinasti Timuriyah, kota Samarkand dan Bukhara tumbuh menjadi pusat sains, arsitektur, dan kebudayaan Islam dunia.
Saat berkunjung ke Registan Square, wisatawan akan disuguhi kemegahan madrasah kuno bertabur mozaik biru yang menjadi simbol kejayaan pendidikan Islam klasik.
Islam masuk ke Tajikistan sejak abad ke-7 dan berasimilasi dengan budaya Persia. Negeri ini melahirkan banyak penyair, filsuf, dan tokoh sufi besar dunia. Jejak damai spiritualitas Islam terasa harmonis dengan lanskap alam yang magis.
Wisatawan akan diajak menikmati keindahan Seven Lakes (Tujuh Danau), rangkaian danau dengan gradasi tujuh warna unik di lembah pegunungan eksotis yang membangkitkan rasa syukur atas keagungan penciptaan.
Sebagai negara terbesar di Asia Tengah, Islam di Kazakhstan berkembang pesat sejak abad ke-8 melalui dakwah damai yang berakulturasi dengan budaya masyarakat nomaden (Steppe). Kazakhstan kini adi salah satu pusat ekonomi syariah termaju di Asia Tengah dengan ribuan masjid indah dan modern.
"Kawasan 4 Stan di Asia Tengah bukan sekadar menawarkan panorama alam pegunungan dan ngarai yang megah, melainkan sebuah perjalanan napak tilas sejarah emas peradaban Islam dan kemegahan Jalur Sutra kuno. Melalui program ini, kami ingin memastikan wisatawan Muslim Indonesia dapat menjelajahi keindahan dunia secara paripurna tanpa perlu khawatir, karena aspek esensial seperti makanan halal dan waktu sholat yang terjaga telah kami kelola secara matang dan profesional," kata Cheriatna kepada media, Selasa (14/7/2026).
Untuk memberi pengalaman mendalam, paket ini dirancang khusus melewati negara-negara dengan akar sejarah Islam yang sangat kuat.
Uzbekistan merupakan tanah kelahiran para ulama dan ilmuwan besar dunia yang membentuk peradaban Islam, mulai dari Imam Bukhari (ahli hadis paling terkemuka) hingga Al-Khwarizmi (penemu aljabar). Di bawah Dinasti Timuriyah, kota Samarkand dan Bukhara tumbuh menjadi pusat sains, arsitektur, dan kebudayaan Islam dunia.
Saat berkunjung ke Registan Square, wisatawan akan disuguhi kemegahan madrasah kuno bertabur mozaik biru yang menjadi simbol kejayaan pendidikan Islam klasik.
Islam masuk ke Tajikistan sejak abad ke-7 dan berasimilasi dengan budaya Persia. Negeri ini melahirkan banyak penyair, filsuf, dan tokoh sufi besar dunia. Jejak damai spiritualitas Islam terasa harmonis dengan lanskap alam yang magis.
Wisatawan akan diajak menikmati keindahan Seven Lakes (Tujuh Danau), rangkaian danau dengan gradasi tujuh warna unik di lembah pegunungan eksotis yang membangkitkan rasa syukur atas keagungan penciptaan.
Sebagai negara terbesar di Asia Tengah, Islam di Kazakhstan berkembang pesat sejak abad ke-8 melalui dakwah damai yang berakulturasi dengan budaya masyarakat nomaden (Steppe). Kazakhstan kini adi salah satu pusat ekonomi syariah termaju di Asia Tengah dengan ribuan masjid indah dan modern.
Lihat Juga :