CKG 2026 Ungkap Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi, Karies Gigi Jadi Masalah Terbanyak

Jum'at, 17 Juli 2026 - 15:47 WIB
Baca juga: Deteksi Dini Kanker Serviks, DWP BNPP RI Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis

Kemudian pada kelompok SMP, masalah karies gigi semakin meningkat. Selain itu, kelompok usia ini mulai menunjukkan gejala gangguan kesehatan jiwa berupa depresi, yang dibarengi dengan risiko tuberkulosis (TBC), hipertensi, dan masalah gizi.

Sementara, pada kelompok SMA, masalah gangguan mental dan depresi justru ditemukan semakin melonjak. Tren ini diikuti oleh masalah karies gigi, hipertensi, risiko TBC, hingga obesitas.

Secara keseluruhan, karies gigi menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan, yakni dialami oleh lebih dari 40 persen peserta. Posisi berikutnya diikuti oleh anemia 27 persen, peningkatan tekanan darah 21 persen, penumpukan kotoran telinga 7 persen serta obesitas sebanyak 7 persen.

Catatan di atas menunjukkan bahwa Indonesia kini menghadapi fenomena double burden of malnutrition (beban ganda masalah gizi). Data menunjukkan bahwa persoalan gizi tidak lagi didominasi oleh anak kurung (gizi kurang). Jumlah anak dengan gizi lebih atau obesitas kini semakin meroket dan mendekati angka gizi kurang.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa berbagai hasil CKG di atas akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk melakukan intervensi pelayanan kesehatan agar lebih tepat sasaran.

"Sekarang kita memiliki data kesehatan masyarakat yang jauh lebih lengkap. Kita tahu masalah kesehatan anak SD berbeda dengan anak SMP maupun SMA. Dengan data ini, intervensi pemerintah menjadi lebih tepat sasaran sehingga sumber daya kesehatan dapat digunakan secara lebih efektif," ujar Budi dalam siaran persnya, dikutip Jumat (17/7/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!