Dari ART Menjadi TikToker, Perjalanan Anisa Sarif Wujudkan Rumah untuk Orang Tua
Minggu, 26 Juli 2026 - 18:50 WIB
Anisa Sarif memberi inspirasi bagi banyak orang.
JAKARTA - Anisa Sarif memberi inspirasi bagi banyak orang. Ini karena perjalanan hidupnya yang menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan.
Wanita asal Omben, Kabupaten Sampang, Madura ini berhasil mengubah nasibnya dari seorang Asisten Rumah Tangga (ART) menjadi konten kreator sukses dan pengusaha produk kecantikan berkat konsistensinya memanfaatkan media sosial TikTok.
Anisa, yang lahir pada 1 Juli 1994, mengaku hanya mampu menempuh pendidikan hingga lulus Sekolah Dasar (SD) pada 2007. Keterbatasan ekonomi membuatnya harus mengubur impian melanjutkan sekolah dan memilih merantau ke Surabaya pada 2010 untuk bekerja sebagai ART demi membantu perekonomian keluarga.
Selama tujuh tahun bekerja sebagai ART, Anisa terus berjuang hingga akhirnya pada 2017 mendapat kesempatan bekerja di sebuah salon kecantikan di Surabaya. Namun, pandemi COVID-19 yang melanda pada 2020 membuat usaha salon sepi pelanggan dan berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Awalnya saya bingung setelah di-PHK. Karena tidak ada kegiatan di rumah selama pandemi, saya iseng membuat video dan mengunggahnya di aplikasi TikTok hanya untuk mengisi waktu luang," kata Anisa.
Tanpa diduga, video-video sederhana yang diunggahnya mendapat sambutan hangat dari warganet. Kontennya berkali-kali masuk halaman For You Page (FYP) dan ditonton jutaan pengguna TikTok. Melihat peluang tersebut, Anisa memutuskan untuk menekuni dunia digital secara serius dan konsisten sebagai konten kreator.
Wanita asal Omben, Kabupaten Sampang, Madura ini berhasil mengubah nasibnya dari seorang Asisten Rumah Tangga (ART) menjadi konten kreator sukses dan pengusaha produk kecantikan berkat konsistensinya memanfaatkan media sosial TikTok.
Anisa, yang lahir pada 1 Juli 1994, mengaku hanya mampu menempuh pendidikan hingga lulus Sekolah Dasar (SD) pada 2007. Keterbatasan ekonomi membuatnya harus mengubur impian melanjutkan sekolah dan memilih merantau ke Surabaya pada 2010 untuk bekerja sebagai ART demi membantu perekonomian keluarga.
Selama tujuh tahun bekerja sebagai ART, Anisa terus berjuang hingga akhirnya pada 2017 mendapat kesempatan bekerja di sebuah salon kecantikan di Surabaya. Namun, pandemi COVID-19 yang melanda pada 2020 membuat usaha salon sepi pelanggan dan berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Awalnya saya bingung setelah di-PHK. Karena tidak ada kegiatan di rumah selama pandemi, saya iseng membuat video dan mengunggahnya di aplikasi TikTok hanya untuk mengisi waktu luang," kata Anisa.
Tanpa diduga, video-video sederhana yang diunggahnya mendapat sambutan hangat dari warganet. Kontennya berkali-kali masuk halaman For You Page (FYP) dan ditonton jutaan pengguna TikTok. Melihat peluang tersebut, Anisa memutuskan untuk menekuni dunia digital secara serius dan konsisten sebagai konten kreator.
Lihat Juga :